Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 September 2018 | 04.15 WIB

Spesialis Bongkar Rumah Nyaru Tukang Parkir dan Penjual Nasi

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri (dua dari kiri) membawa barang bukti pembobolan rumah. - Image

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri (dua dari kiri) membawa barang bukti pembobolan rumah.

JawaPos.com - Polres Malang Kota meringkus dua orang spesialis pembobol rumah yang sudah beroperasi di 25 lokasi. Mereka pun kerap menggunakan modus dengan berpura-pura bertamu di rumah korbannya untuk memastikan jika rumah tersebut ditinggal pemiliknya. 


Kedua tersangka yang diringkus yakni, Yupiter, 51, tukang parkir, warga Jalan Bareng, Raya Kelurahan Bareng, Klojen, Kota Malang dan Pristiawan, 53, penjual nasi, warga Jalan Danau Bratan I Sawojajar, Kedungkandang, Kota Malang.


Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, kedua tersangka tersebut diamankan di kediamannya masing-masing, Rabu (5/9) lalu. Penangkapan pun hanya berselang setengah jam. Pristiawan ditangkap pada pukul 01.00 WIB sedangkan Yupiter ada pukul 01.30 WIB.


Asfuri menerangkan, penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat sekitar rumah para tersangka. Masyarakar curiga karena mereka sering membawa pulang barang-barang elektronik yang tidak terkait dengan pekerjaannya. "Tetangga curiga, kan pekerjaan mereka tukang parkir sama penjual nasi. Tapi sering bawa pulang barang elektronik," ujarnya, Jumat (7/9).


Menerima laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan memastikan bahwa barang tersebut adalah barang hasil kejahatan. Selanjutnya petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka serta menyita barang bukti dua gadget, karena barang yang dicuri lainnya dalam keadaan rusak. "Ketika penangkapan, barang yang lain masih di service sebelum dijual, agar bisa laku dengan harga tinggi," kata dia.


Asfuri menyampaikan, sebelumnya mereka telah membobol di dua rumah di kawasan Jalan Joyogrand, Kota Malang dan Jalan Janti Barat, Kota Malang. Selain dua rumah tersebut, mereka diduga juga telah membobol di 25 lokasi lainnya. "Mereka merupakan pelaku yang cukup lama melakukan kejahatan. Setidaknya ada dua puluh lima laporan yang masuk di kami," kata dia.


Modusnya, lanjut Asfuri, kedua tersangka biasa berangkat berboncengan menggunakan sepeda motor milik Yupiter untuk berkeliling mencari rumah yang lampu terasnya menyala. Selanjutnya, Pristiawan turun guna mengetuk pintu rumah. 


"Jika dalam waktu 3-5 menit tidak ada yang keluar, tersangka mencongkel pintu menggunakan linggis kecil milik Yupiter dan mengambil barang-barang yang ada didalam rumah," lanjutnya.


Sedangkan Yupiter, bertugas menunggu diatas sepeda motor sambil menjaga diluar untuk mengawasi daerah sekitar.


Mereka pun tergolong pembobol yang sudah lihai. Pasalnya, mereka hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk menggasak barang-barang di rumah yang menjadi sasarannya. 


Dari semua rumah yang pernah mereka bobol, paling banyak berada di kawasan Kedungkandang, Kota Malang.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore