
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rudi Setiawan usai memimpin apel siaga pengamanan acara UCLG ASPAC.
JawaPos.com - Polrestabes Surabaya mengerahkan 1/3 kekuatan personelnya untuk pengamanan United Cities and Local Goverment Asia Pacific (UCLG ASPAC), Selasa (4/9). Tak hanya melakukan pengemanan, mereka juga akan melakukan patroli.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rudi Setiawan tidak mengatakan secara rinci jumlah personel yang dikerahkan. Hanya saja, sebagian besar personel akan terkonsentrasi di venue acara dan tempat menginap para delegasi.
"Kami akan memberikan pelayanan pengamanan terbaik di semua tempat. Terutama, di hotel, venue acara dan destinasi wisata yang sudah direncanakan," kata Rudi di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (4/9).
Selain itu, jumlah personel kepolisian yang mengamankan akan menyesuaikan dengan acaranya. Maksudnya, menyesuaikan dengan tingkat keramaian di lokasi acara.
Meski demikian, pengamanan setiap acara pada UCLG ASPAC nantinya akan melibatkan personel dari Polsek setempat dan Polda Jawa Timur (Jatim). Rudi menegaskan bahwa, pihaknya juga akan melakukan sterilisasi di tiap tempat acaranya berlangsung.
"Pemeriksaan orang, barang dan kendaraan oleh tim jihandak akan kami lakukan. Kalau perlu, rekayasa lalu lintas akan kami lakukan. Karena kami ingin para delegasi asing dan warga sekitar, tenang," tegas Rudi.
Tak hanya upaya pengamanan di lokasi acara. Rudi mengaku, pihaknya sudah siap dengan tenaga penerjemah Bahasa Inggris yang siaga untuk layanan 110. Sebab, mayoritas delegasi asing dianggap mampu berbahasa Inggris dengan lancar.
"Misalnya, ada delegasi dari Tiongkok. Ya, ngomongnya harus bahasa Inggris. Jangan mandarin," katanya.
Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Eddwi Kurniyanto menjelaskan, personel pengamanan terbagi menjadi tiga tim. Yakni, tim A, B dan C. Mereka terdiri dari tim Anti Bandit (TAB), tim Sus (Satlantas), tim Raimas dan Patko Sabhara.
Tim tersebut akan melakukan patroli dengan kendaran roda dua, empat dan jalan kaki. Rutenya akan berubah tiap hari selama penyelenggaraan UCLG ASPAC berlangsung.
"Sebenarnya sama seperti patroli rutin. Hanya, intensitasnya kaki tingkatkan. Maka, semua tempat kami anggap wilayah rawan. Terutama di venue acaranya," jelas Eddwi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
