
Pohon trembesi yang ada di sekitar Jalan Tugu, Kota Malang ini termasuk jenis pohon heritage.
JawaPos.com - Tak hanya bangunan, Kota Malang juga mempunyai beberapa jenis pohon yang termasuk dalam pohon heritage. Yakni trembesi (Samanea saman/rain tree), kenari (Canarium), dan beringin (Ficus benjamina).
Plt Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, Kota Malang memang terkenal dengan nilai heritage-nya. Menariknya, tidak hanya bangunan saja, pohon pun juga ada yang bernilai heritage.
Dia menjelaskan, berdasarkan penelitian sejumlah komunitas heritage, Kota Malang memiliki tiga jenis pohon bernilai heritage, yakni trembesi, kenari, dan beringin. "Tidak hanya bangunan, pohon juga ada yang bernilai heritage," ujarnya.
Melihat hal itu, Sutiaji pun menginstruksikan kepada dinas terkait agar ketiga jenis pohon tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu literasi pariwisata. Bahkan, tidak menutup kemungkinan nantinya bisa menjadi kunjungan wisatawan.
"Nantinya, pohon yang berusia tua itu dinarasikan sehingga bisa menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Apalagi wisatawan mancanegara ini sangat suka membaca, jadi kalau dinarasikan tentu akan menarik mereka," terang Sutiaji.
Sutiaji menerangkan, Kota Malang memiliki pohon trembesi yang berusia lebih dari 100 tahun. Pohon trembesi berusia tua bisa dilihat di Jalan Tugu. Ya, di sekitar wilayah Tugu memang ada sekitar 21 pohon trembesi yang mengelilingi.
Selain pohon trembesi, Kota Malang juga memiliki ratusan pohon kenari. Menurut Sutiaji Kota Malang menempati rangking pertama sebagai kota yang memiliki jumlah pohon kenari terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 145 pohon kenari.
Sutiaji mengungkapkan, pengelolaan pohon heritage sebagai salah satu destinasi wisata ini nantinya juga bisa menjadi ikon Kota Malang. "Semoga bisa ikut mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Malang, selain juga bangunan heritage yang masih berdiri di Kota Malang," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni menambahkan, beberapa pohon berusia tua yang ada saat ini sudah memiliki story line. "Dan mulai tahun ini, setiap tahun kami akan menetapkan 20 cagar budaya, baik bangunan maupun benda. Termasuk di dalamnya nanti dilengkapi dengan story line. Pohon nanti bisa juga diberi story line berbahasa Indonesia dan Inggris," pungkasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
