
Neno Warisman dan sejumlah pihak penyelenggara deklarasi saat melalukan pertemuan dengan pihak Polrestabes Makassar, di Jalan Jendral Sudirman, Sabtu (11/8).
JawaPos.com - Pihak penyelenggara deklarasi akbar 2019 Ganti Presiden terlibat debat dengan kepolisian. Perdebatan alot dipicu persyaratan adiminstrasi yang dinilai polisi belum dilengkapi oleh pihak penyelenggara dalam hal ini Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan (Sulsel).
Perdebatan ini terjadi di Hotel Horison, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, tak berapa lama setelah deklarator 2019 Ganti Presiden Neno Warisman hadir, Sabtu (11/8) sore. Di depan Neno dan sejumlah tim pengawalan dari pihak penyelenggara, aparat kepolisian bersikeras bahwa izin dari pihak penyelenggara dalam deklarasi belum terpenuhi.
Deklarasi akbar sendiri, rencananya bakal digelar di Monumen Mandala, Jalan Jendral Sudirman, Minggu (12/8) besok. Kapolrestabes Makassar Kombes Irwan Anwar mengatakan, deklarasi tak memiliki izin, karena isi surat izin yang disampaikan panitia adalah terkait kegiatan sosial akan tetapi ternyata selain itu ada juga kegiatan yang berbau politik didalamnya.
"Kegiatannya tidak memenuhi syarat tetapi sebagai kegiatan yang melibatkan masyarakat makassar kami wajib mengamankan," kata Anwar di sela-sela perdebatan dengan penyelenggara.
Pihaknya kata Irwan, bertanggung jawab sepenuhnya dalam proses pengamanan untuk menjaga kondusifitas Makassar dalam pelaksanaan aksi nantinya.
"Saya sebagai penanggung jawab keamanan kota Makassar tentu tidak ingin ada hal-hal yang menimbulkan ketidak harmonisan terkait ketertiban, intinya di situ," tegasnya.
Dari lima aspek persyaratan, sebelumnya hanya satu persyaratan yang dipenuhi penyelenggara. Persyaratan itu adalah pemberitahuan deklarasi. Sementara empat poin persyaratan lain seperti izin keramaian, izin lokasi, fasilitas dan proposal belum dipenuhi.
Kendati begitu pihaknya ditegaskan Irwan, memberikan peringatakan kepada penyelenggara, bahwa dalam pelaksanaan deklarasi tersebut wajib berlangsung dengan tertib.
Ditengah-tengah alotnya perdebatan penyelenggara dengan kepolisian, Neno Warisman pun pamit untuk istirahat. "Saya mau istirahat dulu, saya pamit," kata Neno.
Sementara itu, Ketua FUIB Mukhtar Daeng Lau menyebutkan, pihaknya telah menyelesaikan semua persyaratan yang ditentukan. "Proposal, Kesbangpol, Pariwisata, Pelamonia, syarat itu hari juga kami penuhi. Semua syarat kami telah penuhi dan komunikasi dengan Pemkot. Saya kira acara kami resmi, karena sudah memenuhi syarat tersebut," pungkasnya.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
