
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (11/2). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com - Media sosial diramaikan dengan lagu '2019 Ganti Presiden' yang dinyanyikan para pendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Lagu tersebut kembali menjadi sorotan setelah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi khususnya Pertamax menjadi Rp 16.250.
Lirik lagu tersebut dinarasikan atas keresahan masyarakat menyikapi kenaikan harga BBM yang mulai diterapkan pada Rabu (10/6) dini hari.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan viralnya lagu tersebut merupakan bentuk ekspresi masyarakat atas kenaikan harga BBM. Namun, ia menegaskan pihaknya taat pada konstitusi terkait pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali.
"Ya sebenarnya kan dengan presiden dipilih langsung oleh rakyat, maka mandat dari presiden itu fixed dalam lima tahun. Kecuali ada pelanggaran terhadap konstitusi. Itu sistem politik yang kita anut," kata Hasto di Jakarta, Kamis (11/6).
Hasto tak memungkiri, kenaikan harga BBM nonsubsidi berpotensi mengguncang prekonomian kelas menengah. Menurutnya, kenaikan harga BBM seharusnya menjadi opsi paling akhir.
"Ya kalau kita lihat ini kan sebagaimana diungkapkan salah satu media, ini kan mengguncangkan kelas menengah," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah seharusnya dapat membuka mata atas setiap kritik masyarakat. Ia menyebut, publik saat ini resah atas kebijakan pemerintah yang tidak mengedepankan kepentingan rakyat.
"Banyak kebijakan-kebijakan yang harus dilakukan seperti konsolidasi fiskal, gerakan penghematan secara nasional, pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu, kritik terhadap MBG yang ternyata juga banyak korupsi di dalam program populis tersebut, ini yang seharusnya dilakukan terlebih dahulu oleh pemerintah," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
