
PACKING: Relawan Arek Kepanjen mengepak barang dan bantuan yang akan disalurkan kepada korban gempa di Lombok.
JawaPos.com - Bencana gempa bumi yang mendera warga Nusa Tenggara Barat (NTB), memantik kepedulian banyak pihak. Tidak terkecuali dengan komunitas warga yang tergabung Arek Kepanjen (AK)
Komunitas yang juga tergabung di grup Facebook dengan anggota di dunia maya sebanyak ratusan bahkan ribuan akun itu, menggalang bantuan bagi para korban gempa di Lombok.
Agus Setiawan, salah satu relawan AK, menjelaskan, penggalangan dana ini dimulai sejak Minggu (6/8). Penggalangan dana dalam bentuk fresh money, disalurkan dengan cara transfer ke rekening yang ditentukan oleh AK.
Selanjutnya, agar transparan, dana yang ditransfer ini di-update setiap hari. Kemudian hasilnya diinformasikan kepada pemberi bantuan dan anggota. "Penggalangan bantuan paling akhir hari ini," kata Agus, kepada JawaPos.com, Jumat (10/8).
Agus menjelaskan, selama hampir seminggu mereka menggalang bantuan, juga berhasil dikumpulkan berpuluh kardus mi instan dan 30 karung pakaian layak digunakan.
Sementara itu, jumlah uang yang dikumpulkan sejak Minggu hingga hari ini, imbuh Agus, sudah terkumpul sekitar Rp 27 juta. Angka ini diperkirakan akan bertambah. Mengingat waktu penerimaan bantuan hingga pukul 00.00, nanti. "Sebagian uangnya kami belanjakan untuk sembako," kata Agus lagi.
Rencananya, bantuan ini akan diberangkatkan ke NTB, Sabtu (11/8) pukul 07.00 WIB dari Polres Malang. Pasalnya, AK juga bekerja sama dengan Polres Malang, PT Greenfields dan beberapa pihak lainnya.
Pemberangkatan bantuan, akan dilakukan dengan jalur darat. Mereka menggunakan truk untuk mengangkut sembako dan dua mobil van. "Kami juga membawa tim relawan dan tiga orang untuk memberikan trauma healing," katanya.
Sebagai informasi berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB), jumlah korban akibat gempa 7 skala richter dan gempa susulannya di wilayah Nusa Tenggara Barat terus bergerak naik.
Masuknya laporan korban yang sebelumnya belum dilaporkan oleh aparat Pemda dan adanya korban yang berhasil dievakuasi menambah jumlah korban.
Dampak gempa bumi magnitude 7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali, hingga Jumat (10/8) tercatat 321 orang meninggal dunia. Dengan sebaran Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 7, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang.
Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi. Adanya laporan-laporan tambahan jumlah korban meninggal dunia masih dilakukan verifikasi. Artinya jumlah korban meninggal dunia lebih dari 321 orang. Namun masih memerlukan verifikasi.
Pengungsi sebanyak 270.168 jiwa yang tersebar di ribuan titik. Jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik. Di beberapa tempat dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan terutama di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022