Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Agustus 2018 | 12.05 WIB

Proyek 12 JPO Kekinian Sudirman-Thamrin Hanya Jadi Wacana

JPO Bundaran Hotel Indonesia saat ingin dirobohkan karena ada pelican crossing. - Image

JPO Bundaran Hotel Indonesia saat ingin dirobohkan karena ada pelican crossing.


JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sempat memaparkan rencana mempercantik pembangunan 12 jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Sudirman-MH Thamrin. Namun, belum juga proyek itu terwujud, Pemprov justru memasang pelican crossing sebagai tempat untuk menyeberang para pejalan kaki.


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, proyek pembangunan JPO yang disebutnya akan berdesain kekinian itu masih dalam tahap pembahasan. Dia ingin agar jembatan bisa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari interkonektivitas gedung-gedung yang ada di sekitar kawasan tersebut.


Selain itu, JPO juga terintegrasi dengan fasilitas publik yang ada di sekitarnya, khususnya fasilitas transportasi umum di sepanjang ruas jalan itu, misalnya seperti mass rapid transit (MRT), bus rapid transit (BRT) maupun non-BRT.


“Untuk JPO kekinian yang sudah kita showcase, akan kita konsultasikan lagi,” ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/8).


Hingga saat ini, konsep JPO tidak berubah, namun hal itu juga dibahas kembali lantaran terkait dana yang akan digunakan. Pemprov belum menentukan apakah akan masuk ke dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2019 atau koefisien lantai bangunan (KLB) seperti yang direncanakan sebelumnya.


“Ini yang lagi dikaji, kita lihat di 2019. Salah satu mendorongnya kompensasi KLB. Tapi kita finalisasikan dengan Asisten Pembangunan Daerah. Ini akn diputuskan di rapim apakah akan dianggarkan atau tidak di 2019,” terangnya.


Sebagai informasi, pembangunan akan dimulai dengan merevitalisasi tiga JPO, yakni di Ratu Plaza, Stadion Gelora Bung Karno, dan Polda Metro Jaya. Revitalisasi ketiganya menghabiskan dana sebesar Rp 56 miliar.


Tiga JPO tersebut akan dilengkapi masing-masing lima buah CCTV dengan perkiraan biaya pengadaan Rp 9,9 juta. Sementara untuk pemasangan dan aktivasi internet CCTV masing-masing sejumlah Rp 20 juta.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore