Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 April 2018 | 23.40 WIB

Ditemukan Tewas di Gunung Merbabu, Jenazah Pendaki Slovakia Dikremasi

Proses kremasi Andrey Voytech di Krematorium Kedungmundu, Semarang, Senin (16/4) - Image

Proses kremasi Andrey Voytech di Krematorium Kedungmundu, Semarang, Senin (16/4)

JawaPos.com - Setelah ditemukan tewas di jurang Gunung Merbabu, jenazah seorang pendaki berkebangsaan asing, Andrey Voytech akhirnya dikremasi. Proses pengabuan dilaksanakan di Krematorium Kedungmundu, Tandang, Tembalang, Senin (16/4).


Kepala Basarnas Jawa Tengah, Nur Isrodin mengatakan, prosesi kremasi atas permintaan Kedutaan Besar Slovakia, negara asal Andrey, serta pihak keluarga. Sebelum mengalami pengabuan sendiri, jenazah pendaki berusia 39 tahun itu sendiri berada di Rumah Sakit Bhayangkara.


"Kami mendapat permintaan dari pihak Kedutaan Slovakia bahwa semua barang-barang peninggalan almarhum termasuk pakaian, tas dan perangkat elektroniknya supaya disertakan dalam pemulasaraan jenazahnya," jelasnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, Andrey Voytech ditemukan tak bernyawa, Sabtu (7/4) pagi setelah sempat dinyatakan hilang sejak melakukan pendakian pada kaki Gunung Merbabu, Jumat (30/3). Tubuh Andrey tergeletak di area aliran sungai Kalimenek.


Nur menyebutkan, Andrey merupakan warga negara Slovakia, sebagaimana diberitakan sebelumnya dirinya adalah asli Selandia Baru. Lewat keterangannya, Andrey kemudian besar dan menetap di Selandia Baru dan Kanada. "Itulah yang sempat membuat identitasnya agak rancu," terangnya.


Setelah ini, lanjut Nur, abu jenazah Andrey bakal dibawa ke negara asalnya. "Hasil komunikasi kemarin dengan kedubes, Andrey sudah ada asuransi kematiannya. Nanti akan diambil dan ditebar di salah satu gunung di Slovakia," kata Nur lagi.


Nur bahkan menjelaskan, dari informasi yang diterima petugasnya, ada rencana dari pihak keluarga Andrey untuk mendatangi langsung Gunung Merbabu guna keperluan yang tidak begitu ia ketahui.


"Yang jelas kasus ini sudah diambil alih kepolisian. Untuk penyebab kematiannya kita juga tidak bisa katakan pasti, karena jenazah sudah diambil alih Inafis sejak ditemukan," tandasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore