
Polisi menunjukan barang bukti berupa 49 pil eksatcy yang akan diselundupkan kedalam Lapas Kelas II B Kota Agung Tanggamus.
Jawapos.com — Fredy Wang Patinasarani, 24, gagal mendapatkan pundi-pundi uang dari dalam sel. Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kota Agung Kabupaten Tanggamus Lampung itu kedapatan petugas saat mencoba menyelundupkan narkotika jenis ekstasi.
Kasat Res Narkoba Polres Tanggamus Iptu Anton Saputra mengatakan penyelundupaan tersebut diketahui setelah pengirim barang pulang pada Kamis (22/3) sore. “Barang itu dikirimkan oleh tukang ojek. Dia taruh terus pulang. Barangnya dititipkan ke penjaga di Lapas,” katanya di Mapolres Tanggamus, Jumat (25/3).
Saat diperiksa pihak Lapas, paketan yang dibungkus plastik kresek hitam itu ternyata berisi ekstasi. Jumlahnya sebanyak 49 butir dengan logo nike pada pil. “Modusnya dimasukkan ke dalam bungkusan rokok dan ditaruh di dalam saku celana,” jelas Anton.
Berdasarkan pemeriksaan polisi terhadap pelaku, barang itu di ketahui berasal dari orang bernama Samsuri asal Bengkulu. Pada awalnya ia mendapatkan telfon dari temannya bernama Rony asal Jakarta. Dari sambungan telfon tersebut Roni mengatakan akan ada yang menelpon kembali pelaku. Selang sehari pelaku tersebut menelpon dan menawarkan pil ekstasi.
"Setelah negoisasi harga akhirnya pelaku setuju. Kemudian barang tersebut dikirimkan kemarin Kamis (25/3),” jelas Iptu Anton. Dari keterangan tersangka ia mengaku tidak tahu siapa yang mengantarkan kiriman.
Fredi mengaku barang haram tersebut rencanyanya akan dijual kepada napi lain dengan harga Rp 300 ribu. Dengan kesepakatan harga Rp 200 ribu untuk Samsuri dan Rp 100 ribu untuk Pelaku. Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan ini.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut pelaku terancam pasal 114 ayat 2 Junto 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
