
Masjid Attalim Dusun Cipicung Desa Karangsari Kecamatan Padaherang, Pangandaran rusak Sabtu (16/12/2017).
JawaPos.com – Gempa bumi berkekuatan 7,3 skala richter (SR) telah merusak ribuan bangunan dan menelan dua korban jiwa di wilayah Priangan Timur (Priatim), Jawa Barat. Korban meninggal berasal dari Ciamis dan Garut. Gempa yang terjadi di 43 Km barat daya Kabupaten Tasikmalaya, itu disusul guncangan berkekuatan 6,9 SR.
Data yang dihimpun Radar Tasikmlaya (Jawa Pos Group), hingga Sabtu malam (16/12), tercatat di Kabupaten Tasikmalaya 1.509 unit bangunan rusak, Kota Tasikmalaya 256 unit, Garut 44 unit, Pangandaran 291 unit, Ciamis 664 unit dan Banjar 50 unit. Total mencapai 2.814 unit.
Bangunan-bangunan rusak tersebut terdiri dari rumah, kantor, masjid, madrasah, sekolah, pondok pesantren, rumah sakit dan puskesmas.
Di Kabupaten Garut, gempa bumi menelan satu korban jiwa. Kusnadi (60), warga Kampung/Desa Cihuni Kecamatan Pangatikan terkena serangan jantung saat bumi bergoyang kencang.
“Korban memiliki riwayat penyakit jantung. Akhirnya kambuh dan meninggal dunia,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Garut Dadi Djakaria kemarin.
Menurut dia, gempa susulan berkekuatan 6,9 SR menciptakan getaran yang sangat kencang. Warga yang kebanyakan sedang terlelap tidur pun panik dan secepatnya menyelamatkan diri. “Korban saat itu tengah berzikir. Mungkin sakitnya kambuh,” terang dia.
Dadi mengimbau warga Garut agar kembali bersikap tenang. Jangan terus-terusan panik. Laksanakanlah aktivitas seperti biasa.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya EZ Alfian menerangkan, berdasarkan hasil verifikasi data sementara hingga kemarin (16/12) sekitar pukul 19.00, bangunan yang rusak terdiri dari 1.452 rumah, satu aula, tiga kantor, 22 masjid, 13 madrasah, 15 SD/SMP/SMA, satu rumah sakit, satu puskesmas, dan satu pondok pesantren.
Kerusakan bangunan tersebut terjadi di 27 kecamatan. “Itu merupakan hasil verifikasi tim di lapangan. Kemungkinan itu bertambah,” katanya kemarin (15/12).
Menurut Alfian, tingkat kerusakan bangunan pada umumnya merupakan rusak sedang. Pihaknya masih terus melakukan pendataan. “Alhamdulillah sampai saat ini korban meninggal tidak ada laporan. Sedangkan untuk luka-luka karena memang pada umumnya tertimpa reruntuhan plafon dan genting dan yang mengalami luka yakni empat orang,” tuturnya.
Sementara, pascagempa pada Jumat (15/12), pihaknya masih memberlakukan status darurat bencana dan siaga. “Darurat bencana ini sampai awal bulan Januari dilihat dari situasi dan kondisi,” ujarnya.
Masyarakat di wilayah pesisir pantai yang semula dievakuasi ke dataran tinggi karena ada pemberitahuan potensi tsunami, kata dia, kemarin sudah kembali pulang. “Setelah status (potensi tsunami) itu dicabut masyarakat kembali pulang ke rumahnya masing-masing,” tutur mantan kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tasikmalaya ini.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei menerangkan gempa di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya ada empat korban luka berat. Mereka sudah dirawat dan kembali pulang.
Saat ini, terang dia, pemerintah daerah (pemda) di masing-masing wilayah sedang melakukan pendataan dan verifikasi data. Dukungan logistik dari pemda juga sudah cukup memenuhi.
“Saat ini kami terus mengumpulkan data yang ada. Yang lebih penting ada penanganan bagi masyarakat yang terdampak dan rumahnya rusak sehingga tidak bisa tinggal di rumahnya,” ujar dia kepada wartawan saat konferensi pers di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya kemarin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
