
Ilustrasi
JawaPos.com - Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) kembali menerima kucuran dana tahun ini. Dana tersebut berasal dari bagi hasil cukai rokok oleh pemerintah pusat. Walaupun tahun ini hanya mendapatkan pembagian sebanyak 50 persen, namun nilainya cukup besar, yakni lebih kurang Rp 12 miliar.
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Bahrani Hasanal mengatakan, jumlah tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana Kutim mendapatkan pembagian dana cukai rokok sebesar Rp 4,5 miliar. Sedangkan tahun ini walaupun hanya 50 persen tetapi angkanya lebih besar. Dana cukai rokok tersebut memang sudah ada peruntukannya sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
"Dengan kucuran Rp 12 miliar, tahun ini akan fokus kami gunakan untuk menyelesaikan rancangan peraturan daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menjadi sebuah Perda. Kajian akademis dan studi banding sudah dilakukan bersama anggota Pansus (Panitia Khusus) Raperda KTR DPRD Kutim," sebut Bahrani dikutip dari Bontang Pos (Jawa Pos Group), Minggu (6/8).
Selain itu, lanjut dia, dana bagi hasil cukai rokok ini juga digunakan dalam kegiatan promotif dan pelayanan kesehatan. Terutama dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular. Seperti diabetes atau kencing manis, hipertensi dan penyakit paru akut akibat asap rokok, termasuk sosialisasi bahaya rokok dan asap rokok tersebut. "Akan kami bagi untuk dua program utama," akunya.
Lebih jauh dikatakan Bahrani, hingga Juli 2017 alokasi dana cukai rokok tersebut telah terserap lebih dari 30 persen. Dirinya berharap tahun depan Kutim bisa kembali mendapatkan jatah dana cukai rokok namun dengan persentasi hingga 100 persen. "Mudah-mudahan tahun depan alokasinya bisa lebih meningkat," tutur Bahrani.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
