Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Agustus 2017 | 14.10 WIB

Petaka Turunan Gentong, 2 Truk Tabrakan Maut, 3 Korban Tewas

Truk tronton terlibat kecelakaan di Turunan Gentong Tasikmalaya - Image

Truk tronton terlibat kecelakaan di Turunan Gentong Tasikmalaya

JawaPos.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di Turunan Gentong, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Dua truk tronton mengalami bertabrakan. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.


Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group) melaporkan, Senin menjelang tengah malam, Nissan BTX Tronton D 9217 AA yang mengangkut bahan baku botol botol air mineral lepas kendali saat menuruni Tanjakan Gentong. Diduga karena remnya blong.


Tronton yang dikemudikan Caso Herdianto (41) itu kemudian bertabrakan dengan Mitsubishi Tronton F9 576 WA, pengangkut pasir –yang dikemudikan Dadang Suherman (35) asal Kampung Caringin, Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Tronton pengangkut pasir datang dari arah Tasikmalaya.


Akibat tabrakan hebat itu Caso meninggal dunia di lokasi. Tabrakan maut itu pun menghancurkan bagian depan kedua mobil. Atap warung di lokasi kejadian juga rusak, karena tertimpa bahan baku botol air mineral.


Petugas UGD Puskesmas Ciawi Dian Rosdiana mangatakan, pihaknya menerima enam korban kecelakaan di Gentong pada Selasa dini hari (1/8). Tiga diantaranya sudah dalam kondisi meninggal dunia. “Tiga luka-luka. Tiga lagi meninggal,” ungkapnya Selasa malam (1/8).


Ketiga korban meninggal, terangnya, Dadan Nurhidayat (28) warga asal Cibalong (Kabupaten Tasikmalaya), Caso Herdianto (41) warga Banjar dan Rudi warga Cikatomas (Kabupaten Tasikmalaya). Ketiga korban mengalami luka parah di kepala dan dada. Itu efek dari tubrukan maut tersebut. “Parah. Bahkan sampai hancur kepalanya,” bebernya.


Selasa pagi, terangnya, tiga jenazah korban tabrakan sudah dibawa pulang pihak keluarga dari Puskesmas Ciawi. Begitu juga dengan korban luka-luka. Mereka menyusul pulang siang harinya. “(Korban meninggal, Red) sudah dibawa pagi-pagi, kalau yang luka tadi (kemarin) siangnya,” ujarnya.


Kanit Laka Polres Tasikmalaya Ipda Dedi Haryana menjelaskan Nissan BTX Tronton sebelum tabrakan melaju dari arah barat (Malangbong) menuju arah timur (Ciawi). Sesampainya di tempat kejadian, kendaraan tersebut hilang kendali. Lalu mengarah ke kanan jalan. Di saat yang sama, datang dari arah berlawanan Mitsubishi Tronton hingga terjadi tabrakan.


“Kejadian ini disinyalir gagal dalam pengereman. Hal itu karena dari tanjakan pertama sudah banyak saksi bahwa mobil Nissan BTX Tronton sudah membunyikan klakson terus menerus,” kata Ipda Dedi Haryana kemarin. “Semalam (Senin malam, Red) evakuasi korban sampai 1,5 jam,” ujar dia.


Guna penyelidikan lebih lanjut, kedua mobil tersebut diamankan pihak kepolisian. “Keduanya ini akan kami evakuasi dengan mobil derek guna penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.


Informasi yang diterima pihak kepolisian, kata Dedi, bahan baku botol air mineral tersebut akan dibawa ke Kelaten, Jawa Tengah. Sedangkan pasir rencananya dibawa ke Bekasi.


“Saat ini barang muatan di kedua mobil ini dipindahkan ke mobil yang lainya guna memudahkan evakuasi,” ujarnya.



Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore