
Suasana alun-alun Indramayu
JawaPos.com - Wacana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke luar pulau Jawa, dianggap masih terlalu lama dan bakal banyak menuai kendala.
Menganggapi hal itu, ketua DPRD Indramayu, H Taufik Hidayat mengatkan bahwa, semestinya Ibu Kota pindah ke Indramayu saja.
Menurut Taufik Indramayu siap dan layak untuk menjadi ibukota RI karena sarana dan prasarananya memadai. Disamping itu, lokasinya juga tidak terlalu jauh dari Jakarta.
Dikatakan politisi Golkar ini, untuk menjadi ibukota RI, Indramayu sudah memiliki lahan yang representatif.
Dijelaskannya, di kawasan Hutan Cikamurang, Haurgeulis sudah ada lahan seluas 32.000 hektare milik negara, atau lebih luas dari DKI Jakarta.
Jadi, kata dia, ketika akan menjadi ibukota RI, tidak perlu lagi melakukan pembebasan tanah. “Yang pasti kami siap, tinggal bagaimana pihak Bappenas menyikapi persoalan ini,” ujar Taufik.
Taufik memaparkan, untuk akses transportasi, di Indramayu juga tersedia semua. Akses jalan darat dekat dengan Tol Cipali, dan ada jalur kereta api.
Kemudian juga ada akses laut, serta akses udara yang dekat dengan Bandar Udara Kertajati Majalengka. Sementara untuk sumber air baku juga sudah ada Bendungan Jatigede dan Waduk Cipanas yang segera dibangun.
Disamping itu, untuk urusan energi Indramayu juga memiliki PLTU Sumuradem dan Pertamina RU-VI Balongan.
Apabila Indramayu bisa menjadi ibukota RI, lanjutnya, maka dampaknya akan sangat besar, atau akan mendatangkan multiplier effect. Karena, sektor ekonomi dipastikan akan tumbuh dan berkembang.
Dampak lain tentunya lapangan kerja juga semakin luas, sehingga masyarakat Indramayu tidak perlu lagi bekerja keluar negeri.
Taufik menambahkan, peluang Indramayu untuk menjadi alternatif ibukota RI sebenarnya cukup terbuka.
Karena kenyataan yang terjadi saat ini, sejumlah kota yang memiliki pelabuhan besar seperti Semarang dan Surabaya sudah mulai bergeser akibat terlalu padat.
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mulai bergeser ke Gresik, sementara Pelabuhan Tanjung Mas Semarang juga bergeser ke Kendal.
“Jadi bukan hal yang mustahil kalau pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta bergeser ke Indramayu,” ujar Taufik. (oet/dms/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
