
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka akan dijadikan pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat angkut berat Hercules buatan Amerika Serikat (AS). (Ricky Prayoga/Antara)
JawaPos.com - Rencana pemerintah menjadikan Bandara Internasional Kertajati sebagai pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat angkut berat Hercules buatan Amerika Serikat (AS) terus bergulir. Terbaru, TNI AU dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkuat koordinasi pengembangan bandara tersebut.
Dalam keterangan resmi TNI AU yang dikutip pada Sabtu (6/6), Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono sudah berdialog langsung dengan Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Bappenas Vivi Yulaswati pada Kamis (4/6).
”TNI AU dan Bappenas membahas berbagai potensi pengembangan Bandara Kertajati ke depan. Pembahasan mencakup peluang pemanfaatan kawasan untuk mendukung konektivitas, sektor dirgantara, kebutuhan pertahanan, serta penguatan ekosistem industri penerbangan nasional,” terang dia.
Nyoman mengungkapkan bahwa salah satu aspek yang turut menjadi perhatian adalah kemungkinan pengembangan fasilitas pendukung industri dirgantara, termasuk MRO. Bandara Internasional Kertajati dinilai memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan perawatan pesawat sipil maupun militer. Juga bisa diandalkan memperkuat kapasitas nasional di bidang kedirgantaraan.
Menurut Nyoman, pada prinsipnya TNI AU siap mendukung pengembangan Bandara Internasional Kertajati. Dukungan tersebut sejalan dengan pengalaman Angkatan Udara dalam memanfaatkan fasilitas penerbangan di kawasan yang berada di wilayah Majalengka, Jawa Barat (Jabar) tersebut lewat sejumlah kegiatan latihan dan aktivitas penerbangan.
”TNI AU juga telah menyiapkan berbagai kajian dan perencanaan internal yang dapat diselaraskan apabila ke depan diperlukan dukungan lebih lanjut terhadap operasional maupun pemanfaatan Bandara Kertajati,” ungkap Nyoman.
Namun demikian, pengembangan kawasan tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Pembahasan itu dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait agar arah pemanfaatan bandara tersebut dilandasi roadmap yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Lewat koordinasi tersebut, TNI AU bersama Bappenas memperkuat perumusan pengembangan Bandara Internasional Kertajati.
”Agar dapat memberi manfaat optimal bagi kepentingan nasional, baik dari sisi konektivitas, industri, maupun pertahanan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Bappenas sepakat untuk terus mematangkan cetak biru teknokratis serta pola pengelolaan aset tersebut. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan bahwa menjadikan Kertajati pusat MRO Hercules masih dalam tahap perencanaan.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
