
Ilustrasi
JawaPos.com - Warga Kota Depok resah beredarnya kabar begal yang mengenakan pakain pocong di dekat kuburan cina Jalan Raya Margonda. Kabar itu beredar luas dalam postingan di berbagai media sosial.
Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, telah mendapatkan informasi beredarnya postingan tersbeut. Namun, hingga kini Polresta Depok belum mendapatkan laporan masyarakat terhadap aksi begal dengan modus pocong.
“Belum ada laporan, bahkan kami telah berkoordinasi dengan Polsek Beji terkait begal dengan modus pocong,” ujar Firdaus kepada Radar Depok (Jawa Pos Group), Selasa (09/05).
Firdaus menjelaskan, sepanjang penyelusuran pihaknya bahwa di Jalan Raya Margonda tidak ada kuburan cina seperti halnya di dalam postingan tersebut.
Postingan itu bertuliskan: “hati-hati ada begal menyamar menjadi hantu, kalau ketemu begini lebih baik lanjut jangan kepo kalau dia ditengah jalan tabrak aja ga usah takut setan bakal takut kalo ketemu manusia dan kalau ditabrak bakal hilang, TKP dekat margonda sebelum kuburan cina depok”.
Firdaus mengungkapkan, dalam menerima informasi apapun melalui media sosial, masyarakat harus cerdas. Masyarakat harus mengetahui sumber informasi tersebut dan menelaah isi dari pesan tersebut.
Masyarakat diharapkan dapat menilai sendiri apakah berita tersebut benar atau tidak. Juga, tidak mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. “Beritanya tidak benar atau hoax (bohong),” terang Firdaus.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menuturkan, perbuatan pencurian kendaraan bermotor dengan disertai kekerasan dan masyarakat umum menyebutnya begal. Umumnya, modus begal dengan mendekati korbannya yang tengah mengendari kendaraan.
Setelah itu, pelaku begal menyerang korban yang telah di incarnya, baik menggunakan senjata tajam maupun dengan hal lainnya, guna mendapatkan kendaraan korban. “Kami belum menerima laporan terkait pembegalan dengan modus pocong,” singkat Teguh. (dic/pj/yuz/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
