Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Maret 2017 | 17.44 WIB

Gudang Terbakar, Ribuan Ember Stok Lebaran Gosong

Gudang penyimpaan ribuan ember untuk stok Lebaran di Kampung Cieunteung, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, ludes terbakar kemarin (17/3). - Image

Gudang penyimpaan ribuan ember untuk stok Lebaran di Kampung Cieunteung, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, ludes terbakar kemarin (17/3).

JawaPos.com – Gudang penyimpaan ribuan ember untuk stok Lebaran di Kampung Cieunteung, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, ludes terbakar kemarin (17/3). Api juga menyambar rumah milik warga di samping gudang tersebut.

Dede Fasilan (24), saksi mata mengatakan, awalnya sedang parkir mobil tepat berada di depan gudang. Kemudian pergi ke bengkel di pingir Jalan Bantar Cieunteung. “Sampai di bengkel, saya melihat kepulan asap sekitar pukul 10.30 dan langsung berlari mengambil mobil,” ujarnya kepada Radar Tasikmlaya (Jawa Pos Group).

Ketika akan memindahkan mobil, api terlihat masih kecil tapi asapnya sudah besar. Dede langsung menyalakan mobilnya dan memanggil pemadam kebakaran yang berada tidak jauh dari lokasi. “Setelah memanggil pemadam kebakaran, saya langsung kembali ke lokasi dan api semakin besar,” bebernya.

Dua unit pemadam kebakaran hanya butuh kurang lebih satu jam untuk memadamkan api. “Gudang memang tidak bisa diselamatkan. Tapi rumah setengahnya masih bisa karena api berhasil dipadamkan,” ujar Dede.

Taryana (36), pemilik rumah yang terbakar mengaku pasrah atas kejadian yang menimpanya. Sebelum kebakaran, dia sedang membeli kopi di belakang rumah. Ketika kembali ke rumah Taryana sudah melihat kobaran api yang sangat besar di gudang samping rumahnya.

“Saya pas lihat api tidak bisa berbuat banyak atau menyelamatkan barang–barang karena api sudah hampir membakar sebagian rumah saya,” bebernya.

Menurutnya, akibat kebakaran itu dia mengalami kerugian Rp 20 juta. Pasalnya perlengkap kerjanya untuk membuat stempel seperti komputer, printer, teve dan barang – barang elektronik lainnya ikut terbakar.

“Saya bingung nanati harus seperti apa untuk mencari nafkah, semuanya habis,” paparnya pria yang mempunyai dua orang anak ini.

Terpisah, Jepri Yadi Saputra (25), pemilik Toko Sobur Plastik mengatakan kerugian atas kebakaran gudangnya sekitar Rp 50 juta. Barang-barang di dalam gudang itu tidak bisa diselamatkan sama sekali.

“Gudang isinya barang pecah belah seperti ember dan baskom yang jumlahnya ribuan. Stok untuk menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Jepri mengaku tidak mengetahui jelas ketika terjadinya kebakaran tersebut. Karena pada saat itu, sedang berada di toko.
“Saya tahu–tahu pas api sudah melalap habis gudang. Tidak tahu kronologinya seperti apa,” ujarnya. Sampai tadi malam belum diketahui sumber api higga kebakaran itu terjadi. (yfi/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore