
Ilustrasi
JawaPos.com LANGSA - Kendati Aceh telah menjadi satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat Islam dalam aturan daerahnya, namun tetap saja ada warganya yang melanggar.
Salah satu bentuk pelanggaran yang dilakukan warga yakni berpakaian ketat dan tidak sesuai dengan syariat Islam.
Alhasil selama sehari Kamis (4/11) razia digelar, Satpol PP Wilayatul Hisbah (WH) menjaring 26 perempuan baru gede dan ibu rumah tangga (IRT).
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif menjelaskan, bersama WH pihaknya terus mengencarkan razia penertiban busana.
“Razia kita gelar di-back up polisi Polres Langsa dan Polisi Militer (POM)," sebut Ibrahim Latif dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Jumat (4/11).
Ibrahim Latif menyebutkan, bentuk pelanggaran hukum yang telah dilakukan wanita itu di antaranya, berpakaian ketat dan ada yang tak pakai jilbab. "Bahkan ada yang berpakaian seronok,” ungkap Ibrahim Latif.
Terhadap wanita yang sudah dirazia langsung diberikan pembinaan di tempat dan diperingatkan berpakaian Islami. Umumnya yang terekena pembinaan lapangan itu yakni pemakai jilbab.
Setelah digelandang Satpol PP/WH para wanita itu diwajibkan membuat surat pernyataan di atas materai. Di dalam pernyataan itu disebutkan akan patuh dan aturan hukum syariat Islam.
Mereka berjanji akan tetap berbusa Islami setiap keluar rumah. Kalau kedapatan lagi berpakaian ketat, atau tidak memakai jilbab.
Razia busana akan terus digelar, kendati pun situasi hujan. "Aceh berlaku syariat Islam dan harus berlaku secara kaffah dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat Aceh," sebut Ibrahim Latif. (ris/min/iil/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
