
PERJALANAN: Wenda Tri Kirana di antara hasil karyanya yang ditata rapi di workshop Tanah Liat by Ruang Tanam pada Jumat (9/2).
AKTIVITASNYA terlihat sederhana saja. Bermain-main dengan tanah liat, memutar pottery wheel, lalu menciptakan kreasi aneka bentuk. Namun, di balik aktivitas sederhana itu, ada begitu banyak manfaat yang bisa dipetik. Baik manfaat emosional, motorik, maupun sensorik.
Wenda Tri Kirana betah duduk berjam-jam menghadapi gumpalan tanah liat di mesin putar. Sesekali dia menaik-turunkan adonan di depannya. Tangannya juga lincah bergerak kian kemari untuk menghasilkan bentuk yang dimaui.
”Seperti me time. Mungkin bisa sambil dengerin musik. Yang paling penting sih mood. Bahkan, ada yang betah sampai tujuh jam,” katanya saat ditemui Jawa Pos sekitar dua pekan lalu di workshop Tanah Liat by Ruang Tanam, kawasan Graha Raya, Tangerang.
Seni keramik dimulai dengan wedging. Yakni, menguleni adonan tanah liat untuk memadatkan dan mengurangi kadar udara di dalamnya. Setelah itu, adonan diletakkan di mesin putar. Di situlah proses yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan dimulai. Dari proses mixing dan centering itulah bentuk karya akan terlihat. Jangan lupa beri sedikit air.
Proses olahan tanah liat.
”Supaya adonan nggak melebar ke sana kemari dan untuk memudahkan step opening selanjutnya,” terang Wenda. Opening berarti membuat lubang dari posisi tengah ke pinggir. Posisi centering yang pas membuat proses opening setiap sisi terbentuk dengan presisi. "Kalau udah goyang dikit, nggak akan sama tebal dan tipisnya. Jadi mleyot,” imbuhnya.
Bagi ibu satu anak itu, menggeluti pottery adalah bagian dari perjalanan hidupnya. Wenda yang hingga 2020 adalah chef on board Garuda Indonesia bagai menjalani hidup baru setelah berkenalan dengan pottery di Bali. Selama sekitar satu bulan, dia belajar langsung kepada sejumlah perajin pottery di Pulau Dewata.
Saking seriusnya, dia pernah bergelut dengan pottery dari pukul 10.00 sampai pukul 21.00. ”Makanya, saya bilang baik banget orang itu ngizinin saya unlimited buat belajar,” kenang Wenda. Karena itulah, setelah kini membuka workshop pottery, Wenda pun tak pernah membatasi waktu para peserta. (han/c6/hep)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
