
SANG PENDIRI: Vokalis God Bless Ahmad Albar berdiri di depan koleksi kosum untuk pemanggungan. Kostum ini merupakan rancangan mereka sendiri.
JawaPos.com - Band legendaris Indonesia God Bless tahun lalu menggelar konser akbar penanda usia setengah abad. Dalam kurun waktu tersebut, beragam kisah dan karya berupa album pun lahir. Awal tahun ini di Galeri Nasional, God Bless muncul dalam wajah ’’seni’’ lain di luar seni musik.
Tombol-tombol mixer yang menguning itu bersanding deretan album God Bless. Juga, ada kostum panggung serbahitam sampai silsilah anggota band yang hadir di ruang-ruang sekat pameran di Gedung A Galeri Nasional Indonesia. Semua barang-barang itu merupakan tetinggalan dan jejak band yang berusia 50 tahun pada 2023 lalu.
Perjalanan panjang itu diabadikan dalam bentuk pameran bertajuk Retrospektif God Bless 50 Tahun. Pameran tersebut merangkum perjalanan panjang perjalanan musik Ahmad Albar dkk. Total ada 86 item koleksi yang dipajang dalam pameran yang berlangsung hingga 1 Maret tersebut.
’’Kami membagi puluhan koleksi ini menjadi tiga fase atau bagian,’’ kata Exhibition Director Ezekiel Rangga. Pertama, fase story and journey yang berisi perjalanan musik God Bless dari 1973 hingga 2023. Fase kedua, live and life, aksi panggung, dan pemberitaan karier. Fase ketiga, berkaitan dengan kostum yang digunakan God Bless.
Tak hanya itu, Rangga menyebutkan, pameran itu juga dikurasi sehingga menjadi interaktif buat pengunjung. Lewat be a rock star experience, hologram Ahmad Albar dan Ian Antonio akan bernyayi bersama pengunjung yang hadir. ’’Kami ingin mendekatkan diri dengan pengunjung museum,” kata Rangga.
PENANDA ERA: God Bless termasuk band yang rajin mengarsipkan pemberitaan tersebut turut dipajang di pameran Retrospektif God Bless 50 Tahun di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
Nah, pameran terkait memorabilia sebuah band tersebut merupakan yang pertama berlangsung di Galeri Nasional Indonesia. Sebab, di Galeri Nasional Indonesia, biasanya yang dipajang adalah karya-karya maestro. ’’Dan kami menilai God Bless sudah sama dengan maestro itu sendiri,’’ ucap Plt Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya Ahmad Mahendra.
Mahendra berharap pameran tersebut bisa memberikan kesempatan kepada penggemar dan pencinta musik di tanah air. ’’Mereka bisa mencermati proses evolusi perjalanan musik rock, khususnya God Bless yang bertahan sampai setengah abad,” tutur Mahendra.
Di sisi lain, vokalis God Bless Ahmad Albar merasa senang dan berterima kasih atas terselenggaranya pameran itu. ’’Tentu ini surprise bagi saya dan kawan-kawan. Kami di God Bless merasa mendapatkan tempat di masyarakat,” ujar Iyek, sapaan Ahmad Albar.
Iyek melanjutkan, bahkan ada yang mengusulkan jika koleksi memorabilia God Bless itu diboyong keliling ke berbagai wilayah di Indonesia untuk dilakukan pameran serupa. "Kami sih siap saja," kata Iyek, lalu tersenyum.
KENANG-KENANGAN: Mikrofon ini digunakan untuk rekaman album pertama God Bless di studio.
Baca Juga: Musik, Hujan, dan Kenangan
Di singgung soal target yang akan dicapai di usia 50 tahun God Bless, Iyek menyebutkan bahwa bandnya akan mempersiapkan album baru. Dengan lagu-lagu baru dan lagu hit yang akan diaransemen lebih segar. "Materinya belum lengkap. Sedang kami siapkan,” aku Iyek. (elo/c12/dra)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
