
TROPIS KONTEMPORER: Gaya desain yang diterapkan para MH House rancangan Samasta Studio. Bukaan lebar dan penggunaan material alam memenuhi fungsi hunian sekaligus estetika.
MH House menjadi project yang memberikan ruang berkreasi secara luas bagi Samasta Studio dengan tantangan utama merepresentasikan karakteristik pemilik yang bold dan charming.
MENGUSUNG konsep tropis kontemporer, MH House memiliki dua ”wajah”, sisi depan dan belakang menyimpan keunikan yang berbeda. Namun, dengan satu ide yang selaras, penggunaan second skin. Bangunan terbagi dalam dua massa. Taman tengah dan kolam renang sebagai penghubungnya.
Fasad sisi depan menghadap jalan dan sisi belakang menghadap taman kompleks. Arsitek Lisa Agustin dari Samasta Studio menerapkan material alam yang ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah pattern yang unik dan menonjol. Bagian depan menggunakan kayu merbau, sedangkan fasad belakang dari material panel rotan.
HUMBLE: Fasad belakang dengan material panel rotan.
”Dibuat berbeda sesuai kepribadian dan jati diri owner. Permainan kayu solid pada fasad depan memiliki makna keindahan dalam kekuatan. Sisi belakang berkesan humble dan membumi dengan bentuk atap segitiga yang dipadu rotan,” ungkap Lisa.
Penataan pola second skin itu tak hanya menonjolkan nilai estetika, tapi juga menjawab tantangan pencahayaan dan sirkulasi udara. Dengan begitu, cahaya dan udara tetap bisa masuk lewat sela-sela sirip kayu dan panel rotan.
Menariknya lagi, rumah di kawasan BSD Tangerang itu terdiri atas dua massa bangunan. Bangunan utama tiga lantai menjadi rumah tinggal. Di sebelahnya merupakan bangunan penunjang yang difungsikan sebagai ruang multifungsi.
KUKUH: Fasad depan denan second skin berpola geometri yang menggunakan material kayu.
”Tantangan lainnya, pemilik tidak ingin posisi taman bisa dilihat tetangga kiri-kanan sehingga massa bangunan utama di lantai 1 tengah dibuat semi open space dengan kolam renang memiliki void ke atap jenis louvre sebagai pencahayaan alami dan sirkulasi udara,’’ jelasnya.
Di samping kolam terdapat taman tengah yang menjadi penghubung dua massa bangunan. Taman itu sekaligus menjadi sumber pencahayaan dan sirkulasi udara bagi dua bangunan. Sisi kiri taman yang merupakan ruang komunal hanya terdiri atas satu lantai berbentuk hall. ”Ada area duduk dan area biliar,” lanjut Lisa.
TROPIS KONTEMPORER: Gaya desain yang diterapkan para MH House rancangan Samasta Studio. Bukaan lebar dan penggunaan material alam memenuhi fungsi hunian sekaligus estetika.
Baca Juga: Imah Mulih, Hunian Berkonsep Mid-century Modern dengan Sudut Estetis dan Vibe Hangat yang Dirindukan
Sementara itu, pada bangunan utama terdapat ruang tamu, ruang tengah, dan pantry yang menjadi satu tanpa sekat serta kitchen dan ruang kerja. Lantai 2 dikhususkan untuk master bedroom dan kamar anak. Terdapat area tanaman untuk hobi owner di lantai paling atas bersama area servis.
”Lantai 2 area atas kolam didesain menggunakan lantai kaca sehingga cahaya alami bisa mencapai semua sudut rumah dan memberikan efek spacious di dalam rumah,” tambah Lisa. (lai/c7/nor)
---

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
