
INDOOR RASA OUTDOOR: Ketika jendela atau gorden dibuka, suasana outdoor melebur ke dalam ruangan.
Rumah memang sejatinya tempat pulang terbaik sejauh apa pun kita berkelana. Prinsip itulah yang diterapkan arsitek Hendri Sudarman dalam mendesain Imah Mulih menjadi hunian nyaman di kawasan Bandung Timur.
PENDEKATAN desain yang diterapkan Hendri untuk rumah ini adalah mid-century modern. Penggunaan material alam seperti kayu dan batu alam menjadi salah satu ciri khasnya. Lalu terdapat banyak bukaan, keterhubungan antarruang, dan penempatan tanaman sebagai penunjang elemen estetika.
”Material disesuaikan dengan kondisi sekarang. Misal, semestinya ada tegel motif, kami ganti material granit dengan warna yang mirip,” kata Hendri kepada Jawa Pos. Modifikasi menjadi lebih modern juga diterapkan pada unsur kayu yang tak sepenuhnya asli. Beberapa area menggunakan HPL atau bahan artifisial lain agar lebih mudah dirawat.
Fasad yang cenderung masif tetap tampil estetis. Dindingnya dipercantik dengan batu andesit yang ”ditempel” sedemikian rupa sehingga membentuk susunan yang natural. Rumah itu berorientasi ke dalam dengan mengutamakan privasi. Untuk mengoptimalkan bukaan, Hendri menciptakan skylight di beberapa titik.
ELEMEN ALAM: Material batu andesit fasad yang menghasilkan kesan natural. Ditambah tanaman hijau di taman depan.
Misalnya, kamar mandi. Dua di antara tiga kamar mandi memiliki skylight sendiri. ”Kamar mandi cukup terimpit, posisinya di tengah bangunan. Nah, gimana supaya cahaya tetap bisa masuk,” katanya. Skylight dan void juga diterapkan di ruang TV sehingga lantai 1 pun tidak minim penerangan.
Bukaan besar ke arah taman kering di belakang rumah turut menambah jalan masuknya udara dan cahaya. Taman itu cukup simpel, tapi sukses menciptakan kesan syahdu pada rumah. Berkonsep taman kering dengan dasar tanah dan kerikil, taman dihuni tanaman hidup. Antara lain, yucca dan palem. Jenis tanaman itu cukup mudah dirawat dan dapat bertahan di area yang minim cahaya matahari.
Di sisi lain, area living, dining, kitchen yang berkonsep open plan dipercantik dengan dinding glass block. Material itu dibuat lebih ”redup” dengan tambahan laminasi sandblast. Banyak yang memberikan respons bahwa sudut tersebut memiliki tampilan dan suasana serupa ruangan bergaya Japandi. Bedanya, kertas diganti kaca. ”Ruangan itu tidak terlihat dari luar, tapi cahaya tetap masuk,” imbuhnya. Sekaligus menghasilkan sudut estetis dengan sofa yang ditempatkan miring dan meja minimalis.
TERHUBUNG: Area dining yang tidak bersekat dengan ruang TV dan dapur di balik serta living room di ujungnya.
Hal-hal demikian yang berhasil memenuhi kebutuhan utama dari pemilik rumah ini. Yakni, rumah yang hangat dan dirindukan. Hendri bercerita, pemilik tinggal sekitar lima tahun di Qatar dan terhambat pulang ketika pandemi Covid-19. ”Imah mulih kan artinya rumah kembali. Harapannya, rumah yang hangat ini bikin mereka yang pergi jauh itu ingin pulang terus,” ujarnya. (adn/c19/nor)
Baca Juga: Fasad Dua Sisi PS House di Lahan Segitiga, Desain Seamless agar Tidak Ada Ruang yang Terbuang
---
HIGHLIGHTS
INDOOR RASA OUTDOOR: Ketika jendela atau gorden dibuka, suasana outdoor melebur ke dalam ruangan.
Dinding Hijau Lumut
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
