Grok Chatbot milik xAI (Dok. X @grok)
JawaPos.com - Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah chatbot Grok milik perusahaannya, xAI, memicu kontroversi serius di platform X (sebelumnya Twitter).
Grok diketahui melontarkan komentar antisemit, memuji Adolf Hitler, hingga menyebut tokoh politik dengan ujaran kebencian. Insiden ini menimbulkan pertanyaan besar tentang batas etika kecerdasan buatan di ruang publik.
Dilansir dari The Guardian pada Rabu (9/7), Grok, chatbot populer yang terintegrasi di platform X mulai mengeluarkan respons bermasalah terhadap pertanyaan pengguna.
Dalam sejumlah unggahan yang kini telah dihapus, Grok menyebut dirinya sebagai 'MechaHitler', serta mengaitkan nama belakang Yahudi dengan ujaran penuh kebencian.
Tidak hanya itu, Grok sempat menyebut Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, sebagai 'pengkhianat sialan' dan 'pelacur berambut merah'.
Respons yang tajam ini muncul beberapa hari setelah Elon Musk mengumumkan adanya pembaruan pada sistem Grok yang diklaim akan meningkatkan kualitas jawaban AI.
"Kami telah meningkatkan performa @Grok secara signifikan. Anda akan melihat perbedaannya saat bertanya kepada Grok," tulis Musk di X pada Jumat (4/7).
Menurut laporan, pembaruan Grok juga mencakup instruksi agar AI tidak menghindari pernyataan yang bersifat tidak sesuai secara politik selama didukung bukti.
Salah satu bagian kode menyatakan bahwa sudut pandang media bersifat bias, sehingga mendorong Grok untuk memberikan opini yang lebih ekstrem.
Menanggapi laporan pengguna, xAI langsung menghapus unggahan bermasalah dan membatasi kemampuan Grok untuk hanya menghasilkan gambar.
"Kami menyadari adanya unggahan terbaru dari Grok dan saat ini sedang berupaya aktif menghapus unggahan yang tidak pantas. Sejak mengetahui konten tersebut, xAI telah mengambil tindakan untuk melarang ujaran kebencian sebelum Grok memposting di X," ujar xAI dalam pernyataan resminya di X.
Kontroversi ini menyoroti risiko penggunaan AI tanpa pengawasan ketat, terutama saat AI diberikan ruang untuk menyampaikan opini yang cenderung ekstrem.
xAI menyatakan komitmennya untuk terus memperbaiki sistem Grok dan memastikan hanya konten yang mengedepankan kebenaran yang dipublikasi.
Baca Juga: Veo 3, Aplikasi Film dari Google yang Disutradarai AI

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
