
Ilustrasi: Peramban Google Chrome. (BusinessInsider).
JawaPos.com - Berkembangnya teknologi mendukung pengembangan perangkat browser atau peramban untuk mendukung pengguna smartphone dan komputer untuk membuka berbagai konten pada internet. Hal ini berbeda dengan dulu yang mana peramban hanya ada Internet Explorer dari Microsoft saja.
Soal peramban saat ini, banyaknya merek browser yang ada saat ini bahkan sudah seperti 'perang' merek seperti halnya produk-produk teknologi lainnya. Baru-baru ini, badan survei statistik Netmarketshare merilis laporan pangsa pasar terbaru untuk April 2020.
Data menunjukkan bahwa pangsa global Windows 10 telah turun dibandingkan dengan data pada Maret 2020. Khususnya, itu turun menjadi 56 persen, sedangkan pangsa Linux dan sistem macOS telah meningkat.
Dalam hal browser global, situasinya relatif statis. Pangsa peramban Google Chrome meningkat dari 68,5 persen menjadi 69,18 persen.
Pada saat yang sama, pangsa Microsoft Chromium Edge meningkat dari 7,59 persen menjadi 7,76 persen. Dan pangsa browser Firefox juga meningkat dari 7,19 persen menjadi 7,25 persen.
Meskipun sedikit pertumbuhan versi Chromium Edge yang baru disambut baik, perlu dicatat bahwa dominasi Google Chrome telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah. Juga, kita harus memperhitungkan bahwa browser ini juga telah mencapai 70 persen pangsa pasar.
Rahasia di balik kesuksesan Google memiliki beberapa alasan. Pertama, orang mulai lebih sering menggunakan perangkat seluler. Dan seperti yang kita ketahui, Android adalah raja di bidang ini. Jadi masuk akal bahwa browser Google Chrome digunakan lebih luas.
Juga, Google Chrome adalah browser kode terbuka dan berbeda dengan kecepatannya. Semua faktor ini membuatnya lebih menarik bagi pengguna rata-rata.
Meski masih menjadi raja di bidang browser, Google tampaknya masih belajar dari para pesaingnya. Katakanlah, baru-baru ini, Google mengumumkan akan belajar dari Microsoft Edge untuk manajemen tab yang lebih baik.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
