
Ilustrasi: layanan instant messaging milik Facebook Inc, WhatsApp.
JawaPos.com - Layanan instant messaging milik Facebook Inc, WhatsApp, kembali kedapatan tengah menguji fitur baru. Dia adalah fitur penghitung pesan terusan atau forward message.
Sebagaimana JawaPos.com kutip dari WABetaInfo, Sabtu (23/3), fitur baru yang tengah dikembangkan WhatsApp diberi label forwarding info dan frequently forwarded. Keduanya sama-sama berkaitan dengan pesan yang di-forward.
Fitur forwarding info atau info penerusan bakal memberi tahu pengguna berapa kali pesan yang mereka kirim ke orang lain telah diteruskan. Informasi ini ditampilkan di bagian info pesan yang diakses dengan menekan lama pesan yang dikirim kemudian mengetuk ikon info yang nantinya akan muncul di bagian atas.
WABetaInfo melaporkan bahwa fitur ini hanya berfungsi dengan pesan yang pengguna kirim ke orang lain. Pengguna juga bisa mengetahui jumlah penerusan untuk pesan yang telah mereka terima. Pengguna harus mengirimkannya ke orang lain kemudian memeriksa hitungan di bagian info pesan.
Fitur lain yang disebut frequently forwarded atau seberapa sering pesan di-forward akan menambahkan label penghitung di atas pesan yang dikirim ketika telah diteruskan lebih dari empat kali. Laporan itu menyebut bahwa pengguna hanya bisa melihat sebanyak lima kali pesan diteruskan. Artinya, user WhatsApp tidak akan melihat pertambahan jumlah jika pesan telah diteruskan lebih dari lima kali.
Kedua fitur ini terlihat di aplikasi beta WhatsApp untuk Android dengan versi 2.19.80. Tetapi jika pengguna telah menggunakan versi aplikasi ini, fitur itu mungkin tidak tersedia saat ini. Jelas, ini karena fitur yang bersangkutan masih dalam tahap pengujian.
Selain itu, belum ada jaminan fitur-fitur ini akan benar-benar dirilis WhatsApp di kemudian hari. Tetapi kami berharap pengujian akan berjalan lancar dan fitur-fitur ini pada akhirnya akan diluncurkan ke semua pengguna di seluruh dunia.
Sejalan dengan misi WhatsApp membersihkan platform-nya dari informasi palsu alias hoaks, fitur-fitur ini seharusnya menjadi bermanfaat bagi pengguna dalam menentukan apakah pesan yang mereka terima tersebar luas. Pasalnya, jika memang tersebar viral, maka kemungkinan pesan itu berisi informasi palsu yang kemudian menjadi konsumsi banyak pihak.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
