Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 21.44 WIB

YouTube Hadirkan Fitur Baru Untuk Penonton di Bawah 18 Tahun, Cegah Kejadian yang Berkaitan Dengan Bunuh Diri

YouTube Kids, Salah Satu Layanan YouTube yang juga Akan Mendapatkan Fitur Baru / Sumber : YouTube

JawaPos.com – YouTube merupakan salah satu layanan berbagi video terbesar yang hadir dan banyak diminati oleh penggunanya.

Dengan 2.70 miliar pengguna aktif per bulan Oktober 2023, YouTube memiliki berbagai macam jenis konten yang dapat ditonton oleh penggunanya

Dikutip dari laman blog YouTube, James Beser yang merupakan direktur produk YouTube bidang remaja dan anak-anak mengumumkan akan adanya fitur baru.

Mereka secara resmi mengumumkan kerjasama lanjutan dengan salah satu organisasi yang menangani kesehatan mental, pendampingan orang tua dan remaja yakni Youth and Families Advisory Committee.

Organisasi tersebut memang sudah lama bekerjasama dengan YouTube sejak tahun 2018.

Saat ini tim tersebut terdiri dari 12 orang yang terdiri dari pakar-pakar anak, kesehatan remaja dan pengamat kegiatan berinternet.

Pada kerjasama baru ini, YouTube akan melakukan perubahan besar pada fitur yang dikhususkan untuk penonton remaja.

“semakin banyaknya konten yang beredar di YouTube dapat berdampak pada pemikiran para remaja apabila mereka terus mengkonsumsi konten yang berisi unsur negatif,” Ujar Allison Briscoe-Smith, salah satu anggota tim Youth and Families Advisory Committee.

“para remaja menjadi terpengaruh dengan konten yang mereka saksikan, sehingga terkadang mereka sering menjadikan apa yang ia tonton sebagai standar bagi dirinya.” Tandasnya.

YouTube akan secara resmi menggunakan fitur tersebut melalui pengurangan munculnya topik-topik sensitif pada fitur rekomendasi bagi penonton yang berusia kurang dari 18 tahun.

Topik sensitif yang dimaksud adalah topik-topik yang berkaitan dengan bunuh diri, self-harm dan topik yang menimbulkan rasa tidak nyaman serta dapat memicu tindakan negatif pada remaja.

Mereka mencontohkan, ketika pengguna mengetik kata “suicide”, maka hasil yang muncul adalah bukan berupa video, namun layanan telepon untuk konsultasi kesehatan dan cegah bunuh diri.

Selain itu YouTube juga terus berusaha untuk mendeteksi serta menghapus konten-konten yang tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan mereka, terutama ketentuan untuk keselamatan penonton usia remaja dan anak-anak.

Selain itu, perusahaan yang terkenal dengan logo tombol play merah tersebut juga mengatakan akan meningkatkan fitur Take a Break dan Bedtime Reminder.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore