Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Agustus 2017 | 17.26 WIB

Petenis Cantik Elina Svitolina Torehkan Sejarah Bagi Ukraina

Elina Svitolina menjadi petenis Ukraina pertama yang mampu menjuarai turnamen Rogers Cup - Image

Elina Svitolina menjadi petenis Ukraina pertama yang mampu menjuarai turnamen Rogers Cup

JawaPos.com - Elina Svitolina menorehkan sejarah bagi negaranya. Petenis cantik itu menjadi petenis putri pertama Ukraina yang berhasil menjuarai turnamen Rogers Cup. Svitolina melakukannya usai mengalahkan jagoan Denmark, Caroline Wozniacki, di final Rogers Cup 2017, Senin (14/8) dini hari WIB.


Tanpa kesulitan, Svitolina menang dua set langsung 6-4 dan 6-0. Langkah petenis berusia 22 tahun itu dalam mengangkat trofi Rogers Cup 2017 memang fenomenal. Dia menyingkirkan para petenis yang berada di ranking 10-besar.


Di babak ketiga dia menyingkirkan Venus Williams. Kemudian di perempat final menghentikan ambisi Garbine Muguruza. Di semifinal giliran unggulan kedua dari Rumania, Simona Halep, berhasil dia kandaskan. Dan, di final mengalahkan Wozniacki yang menjadi unggulan keenam. Svitolina sendiri mendapat predikat unggulan kelima di turnamen kali ini.


Sepanjang Rogers Cup digelar, sebelumnya tak ada petenis Ukraina, baik putri maupun putra yang menjadi juara. Tak pelak, Svitolina berhasil mengharumkan Ukraina di ajang tenis dunia.


Svitolina yang kini menduduki peringkat 4 ranking dunia, berkesempatan menjadi petenis nomor satu dunia andai mampu meraih hasil positif di Cincinnati Terbuka pada pekan depan. Dia pun menjadi petenis putri pertama yang mampu juara sebanyak 3 kali dalam level Premier 5 pada tahun yang sama.


"Saya tak menyangka bisa meraih pencapaian ini dan saya rasa ini luar biasa. Saya punya kiat khusus untuk meraih sukses yakni tak puas dengan hasil sebelumnya. Itu membuat motivasi saya terus terjaga. Saya selalu melihat ke depan bahwa saya bisa lebih baik," sebut Svitolina seperti dilansir BBC.


Sementara itu, bagi Wozniacki, kekalahan ini cukup menyakitkan. Maklum saja, ambisi untuk kembali juara di Rogers Cup harus kandas. Dia pernah juara pada 2010 silam usai mengalahkan Vera Zvonareva di final.


Dengan kekalahan ini, Wozniacki seperti mengalami kutukan tersendiri. Maklum saja, dalam 6 final turnamen tenis pada tahun ini, Wozniacki selalu kandas.


"Hasil yang mengecewakan dan saya benar-benar lelah. Apapun itu, Svitolina bermain sangat baik. Dia cerdas dalam mengambil keputusan dan mampu membaca arah bola saya. Selamat untuk dia," beber Wozniacki.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore