
DIKEJAR WAKTU: Pekerja menyelesaikan renovasi kompleks kolam renang Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta (24/3). Pengerjaan ditargetkan selesai Oktober 2017.
JawaPos.com- Indonesia mengusulkan 36 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Asian Games 2018. Namun, keputusan final berada di tangan Olympic Council of Asia (OCA).
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) percaya diri OCA akan menerima usulan Indonesia tersebut. Sebab, OCA yang meminta Asian Games diselenggarakan secara efektif. Sebanyak 36 cabor itu didasarkan pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.
”Yang minta cost effective itu OCA, bukan kami. Baca semua keputusan mereka tahun 2014. Indonesia ini menyelenggarakan Asian Games karena ketidaksanggupan Vietnam dari segi biaya,” ujar JK.
Hadir dalam rapat itu, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawi, Menkominfo Rudiantara, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.
Sebanyak 33 di antara 36 cabor yang diusulkan itu mengacu pada Olimpiade. Tiga cabor lainnya dipilih dengan pertimbangan minim biaya dan berpotensi menghasilkan medali untuk Indonesia. Tiga cabor itu adalah jet ski, bridge, dan paragliding.
Sebelumnya, sempat muncul usulan 42 cabor. JK menyatakan, pengurangan cabor itu akan berdampak banyak pada biaya penyelenggaraan. ”Kalau kurang atlet, biaya hotel pasti berkurang,” ujarnya.
Terkait dengan pendanaan, peraturan presiden (perpres) tentang pengadaan barang dan jasa Asian Games 2018 selesai pekan depan. Saat ini, masih ada telaah dari Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sangat mungkin pemerintah menggunakan mekanisme pembentukan badan layanan umum (BLU) untuk mengelola pendanaan.
Ketua Inasgoc Erick Thohir mengungkapkan, penyelenggara membutuhkan anggaran terlebih dahulu dari pemerintah. Nilainya Rp 4,5 triliun. Yang telah dianggarkan Rp 500 miliar dan menunggu pencairan berdasar perpres. Potensi dana dari sponsor sebesar Rp 1,5 triliun. ”Uang sponsor tidak datang hari ini. Dibayar sepertiga awal tahun depan, sepertiga pas event, dan sepertiga sesudah event,” katanya.
Erick belum tahu seperti apa mekanisme untuk pemenuhan anggaran Rp 4,5 triliun itu. Apakah melalui APBN perubahan atau diusulkan pada tahun depan. Termasuk bentuk panitia penyelenggara yang menjadi BLU. ”Saya masih pelajari apa itu BLU. Maunya sih jadi swasta saja,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II Inasgoc Gatot S. Dewa Broto bakal berkoordinasi dengan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk mengusulkan cabor apa saja yang bakal diajukan ke OCA. Yang pasti, cabor-cabor itu tidak boleh mengurangi potensi emas Indonesia yang mematok target peringkat kedelapan sampai 10.
Rapat juga membahas rencana pembentukan BLU yang akan mengolah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) seperti tiket acara pembukaan dan penutupan. Penghasilan dari tiket bisa langsung dipergunakan oleh Inasgoc untuk penyelenggaraan Asian Games tanpa harus masuk ke kas negara. (jun/apu/c6/ca)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
