Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 19.31 WIB

Tim Megawati 'Megatron' Kalah dari Hi Pass di Liga Voli Korea Selatan, Pelatih Red Spark Ungkap Penyebabnya

Megawati dan Tim Jung Kwan Jang Red Spark dalam sebuah pertandingan./News Naver - Image

Megawati dan Tim Jung Kwan Jang Red Spark dalam sebuah pertandingan./News Naver

JawaPos.com - Dalam laga lanjutan Liga Voli Korea Selatan, tim Jung Kwan Jang Red yang diperkuat atlet voli putri Indonesia Megawati 'Megatron' harus menerima kekalahan dari Hi Pass.

Laga yang mempertemukan tim Megawati, Jung Kwan Jang Red Spark dan Korea Road Corporation Hi Pass berlangsung di Stadion Chungmu Gymnasium, Daejon, Korea Selatan pada Kamis (2/11).

Tampil di hadapan pendukungnya, Jung Kwan Jang Red Spark langsung tertinggal cukup jauh 1-5 di awal set pertama.

Pemain asing Hi Pass, Vanja Bukilic menjadi motor serangan tim lawan sejak menit pertama peluit dimulai.

Beberapa kali Megawati cs berhasil menjaga jarak ketertinggalan, namun serangan Hi Pass lewat Bukilic sulit dibendung.

Pertandingan kemudian berjalan cukup alot, tim tamu berhasil lebih dulu memperoleh poin banyak sehingga Red Spark setiap saat harus berjibaku mengejar ketertinggalan.

Sayangnya, Hi Pass tampil cukup tenang sehingga berhasil unggul poin lebih dulu hingga tiga kali set. Dengan begitu, Red Spark harus mengakui keunggulan Hi Pass dengan skor akhir 0-3.

Kendati Jung Kwan Jang Red Spark harus menelan kekalahan, atlet voli putri Indonesia Megawati Hangestri masih berperan penting dalam setiap laga yang dijalani tim voli asal Kota Daejon tersebut.

Hal itu terbukti dengan catatan 18 poin yang ditorehkan Megawati pada pertandingan tersebut.

Terpaut selisih satu poin dari rekan setimnya, Giovanna Milana Day alias Jia.

Buntut dari kekalahan tersebut, Jung Kwan Jang Red Spark harus terlempar menempati posisi keempat setelah sebelumnya berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Voli Korea Selatan Divisi Wanita.

Menanggapi kekalahan tersebut, Pelatih Red Spark Go He-Jin mengungkapkan penyebab kekalahan timnya.

He-Jin mengaku permainan timnya cukup tersendat, terlebih kelebihan pemain asing lawan tak mampu dihindari.

"Ada bagian dimana kami tersendat, tetapi pembangunan permainan berjalan dengan baik. Bukiric bermain terbaik. Kami juga memiliki center yang tinggi, tetapi tinggi badan pemain asing lebih rendah dibandingkan tim lain. Kami mengalami kesulitan di area itu,” ungkap He-Jin usai pertandingan seperti dikutip JawaPos.com dari News Naver pada Kamis (2/11).

Dengan kekalahan tersebut, He-Jin akan melakukan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore