
Presiden Republik Demokratik Timor Leste Jose Ramos Horta menjadi pembicara utama dalam ERIA School of Government Leadership Lecture Series di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta membagikan kisah inspiratif di balik perdamaian pasca konflik antara negaranya dan Indonesia. Peraih Nobel Perdamaian ini menegaskan bahwa hubungan harmonis kedua negara saat ini adalah salah satu bukti rekonsiliasi terbaik di Asia Tenggara.
Kisah sukses diplomasi ini dipaparkan Ramos Horta saat menjadi pembicara dalam ERIA School of Government Leadership Lecture Series ke-4 di Jakarta. Pengalaman Timor Leste dinilai memberikan pelajaran mahal bagi dunia internasional.
Ramos Horta mengajak masyarakat melihat kembali dinamika hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste. Menurut dia, membangun kepercayaan dari luka masa lalu membutuhkan keberanian dan komitmen yang besar.
"Stabilitas kawasan yang sesungguhnya bukan hanya tentang tidak adanya konflik, tetapi tentang upaya bersama untuk mengubah pihak-pihak yang pernah berseberangan menjadi mitra yang dapat bekerja sama demi masa depan yang lebih baik," ujar Ramos Horta.
Ramos Horta juga mengenang peran besar para pemimpin Indonesia terdahulu, seperti B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), dan Megawati Soekarnoputri, yang membuka pintu transisi kemerdekaan negaranya.
Dia memastikan bahwa selama masa konflik, tidak pernah ada sentimen negatif yang menyasar masyarakat sipil. "Sepanjang perjuangan kami, tidak pernah ada satu pun warga sipil Indonesia yang menjadi sasaran," ungkap Ramos Horta.
Hingga hari ini, hubungan erat antarmasyarakat kedua negara tetap terjaga dengan sangat baik tanpa ada sekat diskriminasi. "Tidak ada satu pun warga Timor Leste yang merasa didiskriminasi," ujarnya, mengenang banyaknya warga Timor Leste yang menempuh pendidikan dan berkarier di Indonesia.
Kunci utama dari perdamaian yang awet ini adalah keberanian untuk tidak terjebak dalam lingkaran dendam masa lalu. "Kami memilih jalan rekonsiliasi nasional," tegas Ramos Horta.
Menjelang bergabungnya Timor-Leste sebagai anggota penuh ASEAN, Ramos Horta optimistis negaranya dapat membawa kontribusi positif melalui formula rekonsiliasi dan penyelesaian konflik yang damai.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
