
Dedeh Erawati maksimalkan waktu kesibukannya untuk persiapan menuju World Master Atletik Championship Indoor (WMACI) 2019 Polandia, 24-30 Maret.
JawaPos.com - Dedeh Erawati mulai ancang-ancang menghadapi World Master Athletic Championship Indoor (WMACI) 2019 Polandia, 24-30 Maret. Pelari putri DKI Jakarta itu akan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang bergengsi para pelari yang mulai memasuki usia senjakala.
Dalam sesi persiapan, Dedeh harus pintar-pintar mengatur waktu. Pasalnya, dia harus menjalani persiapan di tengah kesibukannya di luar sesi latihan seperti mengisi workshop, merampungkan disertasinya, dan bekerja sebagai staf Bidang Prestasi Mahasiswa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI. Perempuan berusia 39 itu mengaku pimpinan kantornya memberikan toleransi begitu besar.
“Sudah mendapatkan izin. Jadi, sebelum ngantor latihan pagi dulu selama dua jam. Setelah itu kadang ngisi workshop,” ujar Dedeh, Kamis (28/2).
Dedeh akan turun di kategori 35 tahun melalui dua nomor sekaligus, yakni 60 meter sprint putri dan 60 meter gawang putri.
Di nomor 60 meter gawang, Dedeh telah memetakan calon lawan yang perlu diwaspadai. Di antaranya adalah wakil Spanyol, Belgia, dan Australia. Inggris diperkirakan bakal menjadi pesaing kuat di nomor 60 meter sprint. Mereka memiliki atlet baru di nomor tersebut yang cukup menjanjikan, Lucy Evans.
“Saya tidak pernah merasa di atas angin. Sebaliknya, Lucy baru bergabung di kategori ini malah jadi penyemengat tersendiri,” jelas peraih lima kali juara SEA Games tersebut.
Dedeh akan berangkat didampingi sang pelatih Fahmy Fachrezzy. Keduanya akan terbang ke Polandia pada 22 Maret atau dua hari sebelum pembukaan. Menurut Fahmy terdapat tiga faktor yang harus dibenahi yakni start block, sprint, dan gawang.
“Dedeh pribadi yang bertangggung jawab, jadi saya rancang program, khusus untuk latihan secara mandiri,” jelas Fahmy.
Pada WMACI 2017, Dedeh sukses menjadi terbaik di empat nomor. Ia berjaya di nomor lari 100 meter gawang putri, lari 400 meter gawang putri, lari 200 meter putri, dan sprint 100 meter putri.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
