Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juni 2026 | 12.48 WIB

Sambut Visi Presiden Prabowo, PB PASI Siap Akselerasi Prestasi Atletik Jangka Panjang

PB PASI siapkan pembinaan jangka panjang dan akselerasi prestasi atlet atletik. (Istimewa) - Image

PB PASI siapkan pembinaan jangka panjang dan akselerasi prestasi atlet atletik. (Istimewa)

JawaPos.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut baik dan dukung penuh komitmen Presiden Prabowo Subianto, terkait transformasi kebijakan olahraga nasional. Arahan strategis Presiden yang menitikberatkan pada penganggaran multiyears untuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) serta pembinaan talenta sejak usia dini dinilai sebagai langkah fundamental untuk mencetak prestasi dunia.

Komitmen tersebut sebelumnya disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir usai pertemuan dengan Presiden Prabowo di Hambalang pada Jumat (19/6). Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa persiapan menuju ajang multievent memerlukan skema anggaran berkesinambungan dan pembentukan Akademi Olahraga yang menjaring bakat sejak usia sekolah dasar (8–10 tahun).

Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, satu hal esensial yang selalu diyakini dalam dunia olahraga adalah juara tidak lahir dalam semalam. Kebijakan penganggaran multiyears menjadi jawaban nyata atas hambatan struktural yang selama ini dihadapi cabang olahraga terukur seperti atletik.

“Bagi kami di PASI, ini adalah kabar baik yang telah lama dinantikan. Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun dengan pendekatan jangka pendek. Seorang atlet tidak dibentuk dalam satu musim kompetisi. Perjalanan dari seorang atlet muda berbakat hingga mampu bersaing di level dunia membutuhkan waktu bertahun-tahun menjalani proses yang tidak mudah,” tegas Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan, proses panjang dan berkelanjutan yang dibutuhkan atlet sering terhambat keterbatasan regulasi administratif. Skema baru yang didorong pemerintah ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan olahraga nasional.

“Sayangnya, proses panjang tersebut kerap berhadapan dengan keterbatasan siklus perencanaan yang bersifat tahunan. Padahal, untuk menghasilkan prestasi yang konsisten, atlet dan pelatih membutuhkan kepastian program," tandas Luhut.

"Langkah strategis dari Presiden Prabowo ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada target medali dalam satu ajang, tetapi sedang membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan olahraga Indonesia,” imbuh Luhut.

Terkait gagasan pembinaan sejak usia dini dari jenjang SD hingga SMA, Luhut menilai hal tersebut sangat selaras dengan visi regenerasi PB PASI. Pemanduan bakat dari usia 8 hingga 10 tahun adalah kunci utama untuk mencetak juara dunia yang tahan banting.

Oleh karena itu, PB PASI siap menyelaraskan program-program pembinaan seperti pusat pelatihan desentralisasi yang saat ini sedang berjalan di Papua. Hal itu agar terintegrasi dengan visi Akademi Olahraga tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore