Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Juni 2018 | 20.43 WIB

Sedih, Ribuan Anak-anak Migran Ilegal AS Ditampung di 'Kandang'

Anak-anak migran ilegal ditampung di - Image

Anak-anak migran ilegal ditampung di

JawaPos.com - Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menahan migran ilegal dan memisahkan dengan anak-anaknya masih belum berubah. Fakta menyedihkan terdapat ribuan anak berada di dalam penampungan yang lebih mirip dengan kandang.


Selain dipisahkan dari orangtua, mereka juga ditempatkan di tempat yang tak layak. Fasilitas penampungan migran di Texas yang dikenal sebagai Ursula. Meskipun migran menyebutnya sebagai La Perrera atau dalam bahasa Spanyol berarti kandang anjing.


Istilah La Perrera mengacu pada kandang yang digunakan untuk menampung anak-anak dan orang dewasa yang melintasi perbatasan dari Meksiko secara ilegal. "Satu kandang memiliki 20 anak di dalamnya. Terdapat banyak botol air, kantong bekas keripik, dan lembaran foil besar yang dimaksudkan untuk dijadikan selimut," lapor Associated Press (AP).


Senator Demokrat Jeff Merkley memimpin tim anggota parlemen ke situs di Kota McAllen pada Minggu lalu. Wartawan dan anggota anggota parlemen dari Partai Demokrat diizinkan masuk ke pusat penahanan yang menjadi masalah kebijakan migran baru AS yang memisahkan anak-anak migran dari orangtua mereka.


Merkley menyaksikan fasilitas penampungan migran lain yang menampung sekitar 1.500 anak laki-laki di sebuah Toko Walmart yang sudah tidak digunakan. Tempat penampungan tersebut hanya dihubungan dengan rantai sepanjang 30x30 kaki dan banyak anak muda yang berada di dalamnya.


Pihak berwenang tidak mengizinkan orang untuk mengambil foto atau video di dalam pusat penampungan. Namun US Customs and Border Protection kemudian merilis beberapa gambar di lokasi seperti dilansir BBC pada Senin, (18/6).


Mantan Ibu Negara, Laura Bush telah membandingkan tempat penampungan tersebut dengan kamp-kamp interniran yang digunakan bagi orang-orang Jepang-Amerika selama Perang Dunia II. Menurut salah seorang anggota kongres Demokrat yang mengunjungi situs tersebut mengatakan, tidak ada kekurangan sebagaimana penjara.


Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore