Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Juni 2018 | 20.27 WIB

Parlemen AS Ikut Unjuk Rasa Protes Pemisahan Anak-anak dari Orang Tua

Unjuk rasa memprotes pemisahan anak-anak dengan orangtua migran - Image

Unjuk rasa memprotes pemisahan anak-anak dengan orangtua migran

JawaPos.com - Anggota parlemen Demokrat bergabung dengan para pengunjuk rasa di luar halaman tempat para migran ditahan di New Jersey dan Texas pada Minggu (17/6). Unjuk rasa dilakukan untuk memperingati Hari Ayah sekaligus melawan praktik pemerintahan Trump yang memisahkan anak-anak dari orang tua mereka di perbatasan AS-Meksiko.


"Ini bukan masalah kewarganegaraan," kata perwakilan tujuh anggota Kongres dari New York dan New Jersey, Jerold Nadler kepada lima tahanan di Elizabeth, New Jersey. Peristiwa ini terjadi ketika marak berita menyoroti perpisahan keluarga migran akibat kebijakan Gedung Putih.


Para pejabat AS mengatakan, hampir 2 ribu anak dipisahkan dari orang tua atau orang dewasa yang membawa mereka di perbatasan dari pertengahan April hingga akhir Mei.


Pada Mei, Jaksa Agung AS Jeff Sessions mengumumkan kebijakan tanpa toleransi. Semua orang yang ditangkap memasuki AS secara ilegal, termasuk mereka yang mencari suaka akan dikenakan biaya kriminal, yang umumnya menyebabkan anak-anak dipisahkan dari orang tua mereka.


Tetapi kebijakan tersebut telah dikecam oleh para profesional medis, pemimpin agama, dan aktivis imigrasi yang memperingatkan bahwa beberapa anak dapat menderita trauma psikologis. Anak-anak ditahan di fasilitas pemerintah, diberikan kepada pihak sponsor dewasa, atau ditempatkan di pengasuhan sementara.


Di South Texas, beberapa anggota parlemen Demokrat, termasuk Senator Jeff Merkley mengunjungi Pusat Pengolahan Patroli Perbatasan di McAllen untuk menarik perhatian pada kebijakan tersebut. Sementara Beto O'Rourke, yang mencalonkan diri sebagai Senat AS di Texas, memimpin unjuk rasa tersebut.


"Saya ingin, kejadian ini ikut kita rasakan, berempati agar memaksa kita untuk bertindak. Kami berikan tekanan publik pada mereka yang mempunyai kekuatan untuk melakukan hal yang benar bagi negara kita," kata O'Rourke dilansir dari Reuters, Senin (18/6).


Beberapa anggota Partai Republik juga meminta Trump untuk menghentikan pemisahan anak-anak migran dengan orang tuanya. Senator Susan Collins dan Jeff Flake menulis kepada para pejabat Gedung Putih pada hari Sabtu untuk mencari informasi lebih lanjut tentang kebijakan tersebut. "Ini tidak konsisten dengan nilai-nilai Amerika, memisahkan anak-anak ini dari orang tua mereka," kata Collins

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore