
Bupati Tulungagung Syahri Mulyo usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu (10/6).
JawaPos.com - Bupati Tulungagung Syahri Mulyo resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penahanan ini setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Syahri sendiri keluar dari ruang interogasi pada Minggu (10/6) sekitar pukul 04:45 WIB, lengkap dengan baju oranye khas tahanan komisi antirasuah.
Sebelum ditahan Syahri diketahui sempat menghilang sekitar dua hari. Hingga kemudian menyerahkan diri ke KPK pada Sabtu (9/6) petang.
Ditemui seusai menjalani pemeriksaan, Syahri mengatakan tidak bermaksud menghindar dari jeratan hukum KPK. Melainkan pada saat operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan, dirinya tidak berada di lokasi.
Dia mengatakan, pada saat itu tengah bepergian dengan keluarganya. Dari pengakuannya, kala itu Syahri sedang membeli kebutuhan anak-anaknya untuk hari raya Idul Fitri.
"Saya kan posisi ketika ada OTT kebetulan dengan keluarga. Karena hari raya, (saya) nyari kebutuhan untuk anak-anak," ungkap Syahri di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/6).
"Di jalan itu lah kami ada berita katanya ada OTT. Jadi, (waktu) OTT itu kami tidak ada," lanjutnya.
Sementara itu Syahri menegaskan bahwa keputusannya menyerahkan diri secara sukarela ke KPK atas inisiatif sendiri, tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Mengenai lamanya waktu penyerahan diri dengan OTT yang berjarak dua hari, Syahri berdalih karena belum tahu seluk-beluk proses hukum di KPK. Sebab dirinya baru kali ini terjerat kasus seperti ini.
"(Menyerahkan diri, ini) atas inisiatif sendiri. Jadi, kami ke sini ini tidak ada (niat) kemudian menghilang. Tapi, kalau kemudian waktu terulur itu wajar. Ya, memang belum pernah mengalami seperti itu," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
