
Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti uang suap hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung dan Blitar, Jumat (8/6) dini hari.
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo. Pemeriksaan berlangsung cukup lama, hampir 5 jam.
Ditemui usai melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, Syahri akan ditahan selama 20 hari ke depan untuk diproses hukum. Bupati itu akan ditempatkan di rumah tahanan KPK, Jakarta Timur.
"Tadi sore habis Magrib yang bersangkutan datang. Sudah kami periksa. Kami tahan 20 hari ke depan di Jakarta Timur," ujar Saut di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/6) dini hari.
Lebih lanjut Saut menerangkan belum mengetahui pasti alasan Syahri menyerahkan diri. Tim penyidik belum melakukan pendalam terkait hal itu, apakah Bupati tersebut menyerahkan diri atas dasar kemaun sendiri atau ada dorongan pihak lain seperti partai politik yang menaunginya.
Namun dari dugaan sementara, saat dilihat dari proses pemeriksaan yang sudah dilakukan, Saut menduga penyerahan diri ini dilakukan atas keinginan Syahri. Meski demikian hal ini akan terus ditelusuri oleh penyidik.
"Sepertinya kami belum detail kesana (inisiatif menyerahkan diri). Tapi kalau dilihat tadi dari kemauannya sendiri," terang Saut.
Disinggung terkait adanya stigma negatif terkait kritik terhadap proses penangkapan Syahrir yang dilontarkan dari pihak partai politik, Saut tak mau ambil pusing. Menurutnya penyidik telah mengantongi dua alat bukti cukup, sehingga proses hukum dianggap sesuai aturan.
"Seperti apa reaksi di luar, seperti (yang disampaikan dalam) konferensi pers, kami punya dua bukti cukup untuk menindaklanjuti kasus ini," pungkas Saut.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
