Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Juni 2018 | 21.10 WIB

Cegah Tawuran, Sandiaga: SOTR Ganti Jadi Sahur In The Masjid

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. - Image

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.


JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyayangkan aksi tawuran kembali terjadi. Terlebih lagi, tindak tersebut dilakukan saat dua kelompok pemuda melaksanakan kegiatan Sahur on The Road (SOTR) yang sebenarnya dilarang oleh Pemprov DKI Jakarta.


"Sudah (mengelurakan aturan). Di awal-awal kita udah bilang SOTR is not allowed, pemprov nggak mengizinkan, apalagi menganjurkan," ujar Sandi saat ditemui di Bekasi Timur, Jawa Barat, Minggu (3/6).


Dia menjelaskan, alasan pelaranhan kegiatan SOTR yakni karena lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya. Politikus Partai Gerindra itu juga merasa heran sekaligus prihatin, berdasarkan informasi yang diterimanya, tawuran janjian turut menghiasi SOTR.


Tawuran kok janjian," tandasnya. 


Saat ini, pihaknya akan lebih tegas terhadap kegiatan SOTR ini. Dia meminta masyarakat untuk mengubah kegiatan SOTR menjadi Sahur in the Masjid (SITM). 


"Selama masyrarakat kita belum disiplin kegiatan sahur, kita ganti jadi SITM, Sahur in the Masjid, itu lebih berkah. Mendorong dan ngumpul-ngumpul boleh di sana jangan in the road karena konvoi-konvoi itu bener aja kan mereka melakukan aksi vandalisme," papar Sandi. 


Sebelumnya diberitakan, tawuran antar kelompok pemuda terjadi di Jalan Merdeka Barat, kawasan Monumen Nasional (Monas), dekat Istana Negara, Minggu (3/6) dini hari. Mereka melakukan aksi tawuran dengan menggunakan senjata tajam.


Kapolsek Metro Gambir AKBP Anggun Cahyono mengatakan, kejadian ini diketahui ketika pihaknya melakukan patroli pengamanan Saur On The Road (SOTR) di Jalan Merdeka Barat. Terlihat dua kelompok remaja yang melakukan SOTR, saling bentrok saat melintasi ruas jalan yang berad di dekat kantor Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.


Saat kedua kelompok bertemu, dua orang di antara mereka tampak mengeluarkan senjata tajam. "Kedua pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis celurit," ujar Anggun saat dikonfirmasi, Minggu (3/6).


Adapun kedua pemuda tanggung yang mengacungkan celurit yakni Imam Aprianto warga Cilandak, Jakarta Selatan dan M Fikram warga Radio Dalam Jakarta Selatan. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore