
Mensos Idrus Marham diajari menjahit
JawaPos.com - Menteri Sosial Idrus Marham melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini, Temanggung, Jawa Tengah. Kunjungan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan sejak Idrus dilantik pertengahan Januari lalu.
Ia didampingi oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Staf Khusus Menteri, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Kepala BBPPKS dan BBPPPKS Yogyakarta, dan Kepala UPT Ditjen Rehabilitasi Sosial Lingkup Jawa Tengah.
Dalam kunjungannya Idrus melihat langsung fasilitas pelayanan rehabilitasi sosial BBRSBG. Dia mengunjungi gedung asrama tempat penerima manfaat (PM) menginap dan tempat layanan penerimaan penerima manfaat baru terintegrasi.
Idrus juga menyambangi Gedung Instalasi Terapi Khusus (ITK). Di tempat ini, ia secara langsung melihat proses penerima manfaat mendapatkan terapi kesehatan, fisioterapi, terapi wicara, terapi perilaku, dan okupasi terapi. Dari tempat tersebut, Idrus lalu meninjau Gedung Instalasi produksi (IP) dan Bimbingan Keterampilan.
Tempat ini merupakan lokasi bimbingan keterampilan pertukangan kayu, keterampilan gerabah, dan tempat pemantapan keterampilan produksi barang atau jasa dan kewirausahaan lanjutan yang meliputi pembuatan paving block, kerajinan akar, pembuatan batik ciprat, dan penjahitan.
Di tempat itu, Idrus tak canggung berinteraksi dengan penyandang disabilitas intelektual. Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu bahkan langsung berlatih menjahit bersama penerima manfaat. Salah seorang penerima manfaat bernama Melati Amelia Putri mendapat kesempatan mengajari Idrus menjahit.
Secara spontan gadis penyandang disabilitas itu berteriak riang ketika Idrus mampu menjahit kain beberapa puluh sentimeter. "Hore, aku berhasil ngajarin bapak," ujar Putri, kegirangan. Mendengar teriakan tersebut, Idrus dan rombongan ikut tertawa.
Idrus mengaku takjub dengan keterampilan yang dikuasai oleh para penerima manfaat di BBRSBG Kartini Temanggung. Menurut dia, meski dalam kondisi disabilitas intelektual, upaya mereka untuk belajar terus dilakukan. Dia mencontohkan keterampilan yang dimiliki Putri dalam menjahit.
Idrus mengatakan, kemampuan Putri sangat luar biasa. "Saya punya keyakinan bahwa Putri bisa punya kemampuan seperti yang saya saksikan hari ini setelah melalui proses yang panjang. Tidak serta merta," imbuh Idrus. Idrus turut mengapresiasi para pembimbing kalangan disabilitas intelektual.
Menurut dia, mereka adalah orang hebat yang berjuang untuk kemanusiaan. "Keikhlasan para pembimbing membuahkan hasil yang membanggakan," imbuh Idrus.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
