Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Mei 2018 | 03.28 WIB

Korban Kebakaran: Mau Lebaran Habis Semua, Hanya Tinggal Genteng

Kebakaran yang menghanguskan 43 unit rumah di Bidara Cina, Jakarta Timur, berasal dari ledakan kompor gas salah satu rumah warga. - Image

Kebakaran yang menghanguskan 43 unit rumah di Bidara Cina, Jakarta Timur, berasal dari ledakan kompor gas salah satu rumah warga.

JawaPos.com - Mendekati Idul Fitri, kebaran menimpa 220 warga di Jalan Kebon Sayur II Kelurahan Bidara Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Mereka harus rela kehilangan rumah yang telah hangus dilahap si jago merah.


Arif, 29, hanya dapat meratapi rumahnya rumahnya yang kini menjadi tumpukan arang. Dia mengisahkan, saat itu dirinya masih berjaga, tiba-tiba teriak warga mengejutkannya.


"Saya enggak tidur lagi didepan, tiba-tiba Bu Haji lari teriak kebakaran," kata Arif saat ditemui di lokasi, Minggu (27/5).


Senyuman pahit terlihat dari wajahnya. Bagaimana tidak, keluarganya yang tinggal bersebelahan harus mengunggsi di tempat penampungan sementara (TPS) bersama-sama. Tak ada satu pun barang berhasil diselamatkannya. Saat itu, dia hanya memikirkan keselamatan sekeluarga.


"Dibelakang rumah keluarga dua, sama sekali enggak ada yang sempat kita selamatin barang. Jadi sementara kita di TPS semua keluarga," ungkapnya.


Pria berbadan kurus itu pun harus kehilangan seluruh barang-barangnya. Bahkan, ijazah dan segala surat menyuratnya kini hanya menjadi abu yang terbang terbawa angin.


"Habis semua barang saya, baju-baju, izasah, tinggal genteng doang, mau lebaran lagi mba," tuturnya.


Padahal, kala itu Arif bersama warga lainnya sudah berusaha memadamkan kobaran api dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun, si jago merah tak dapat dipadamkan hingga meluas kerumah warga lainnya.


"Kita sudah coba matiin pakai selang tapi airnya kecil. Pemadaman enggak bisa masuk, dari tanggul kali sana jauh enggak nyampe," kata Arif.


Tak hanya Arif, Gani, 42 juga merasakan kesedihan warga yang kehilangan tempat tinggal mereka di bulan ramadan ini. Meski rumah Gani tak tersentuh si jago merah, namun tidak ada lagi canda gurau para tetangga.


"Pas waktu itu apinya mutar kebelakang, rumah saya enggak kena, paling atapnya dikit, tapi samping kiri kanan kena, anginnya kaya mutar gitu. Liat aja itu kebelakang habis semua kebakar mba," ucap Gani.


Kebakaran api itu terjadi sekitar pukul 02.35 WIB disaat seluruh warga hendak bersiap sahur. Gani yang juga menunggu waktu sahur, dikejutkan dengan suara ledakan kencang disebelah rumahnya.


"Setengah 3 kita lagi siap-siap mau sahur ,saya juga sama keluarga mau nyaur. Tiba-tiba ada suara ledakan," ujarnya.


Mendengar ledakan kompor gas itu, Gani langsung keluar rumah dan melihat si jago merah berkobar kekuar dari rumah tetangganya. Dia pun kembali masuk dan kemudian menyelamatkan sanak keluarganya.


"Saya keluar tiba-tiba ada api, saya langsung lari selamatkan cucu saya," terangnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore