
Deklarasi GERAM di salah satu kafe di Kota Medan, Jumat (25/5).
JawaPos.com - Beberapa elemen masyarakat mendeklarasikan Gerakan Anti Premanisme (GERAM) sebuah Kafe di Kota Medan, Jumat (25/5). Mereka menganggap premanisme telah merugikan masyarakat. GERAM terdiri milai dari kelompok pelajar, mahasiswa, pengusaha hingga kalangan penarik becak.
"Di lapangan kita sudah sangat diresahkan dengan berbagai pungli yang seolah tak bisa lagi dibendung. Mulai dari parkir liar, ketika akan membangun usaha, saat berdagang. Bahkan penarik becak pun mereka palak," kata Kordinator GERAM Khairul Hadi, dalam keterangan tertulis yang diterima pada, Sabtu (26/5).
Hadi juga menduga, upaya premanisme tersebut dilakukan secara masif dan sistematis yang melibatkan sejumlah kelompok dengan mengatasnamakan sebuah organisasi kepemudaan atau ormas. "Keberadaan kelompok ini sudah semakin menjamur di sudut-sudut kota, di areal bisnis, hingga dunia pendidikan. Ini sudah menjadi teror bagi kita untuk membangun Sumatera Utara. Kita harus bersatu dan bergerak mengkampanyekan ini," tegas Hadi.
Setelah mendeklarasikan GERAM mereka juga menyatakan sikap mendukung pasangan Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) Menurut GERAM yang digagas oleh Pemuda Muhammadiyah ini percaya kalau DJOSS yang bisa membawa perubahan Sumut.
"DJOSS serius melakukan perubahan dan pembenahan dari program yang diusung. Aksi premanisme tidak hanya terjadi di lapisan masyarakat, namun sudah merasuk ke birokrasi, pemerintahan. Ini bukan rahasia umum lagi bagi masyarakat kita. Ini harus dibasmi. Kami percayakan kepada Pak Djarot dan Bang Sihar. Kami mendukungnya," ungkap Hadi.
Menurut Hadi, kelebihan dari pasangan DJOSS adalah tidak mudah diintervensi kelompok manapun, termasuk kelompok preman yang berkedok organisasi kepemudaan. "Bukan rahasia umum lagi, seperti kita ketahui, calon lain telah berkolaborasi dengan kelompok yang dimaksud," pungkas Hadi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
