Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Mei 2018 | 02.30 WIB

Kisah Ibu dan Anak Meninggal karena ASI Terkontaminasi Racun Ular

Ilustrasi: ular berbisa - Image

Ilustrasi: ular berbisa

JawaPos.com - Kabar duka datang dari seorang ibu di India. Dia bersama anaknya meninggal karena racun ular. Awalnya, perempuan 35 tahun itu tidak sadar bahwa dirinya digigit ular ketika tidur. Ironinya, racun ular tersebut rupanya menular kepada anaknya melalui Air Susu Ibu (ASI). Dia pun meninggal bersama anaknya akibat racun ular yang menjalar di tubuh mereka.


Sebagaimana JawaPos.com lansir dari AFP, Jumat (25/5), ketika tertidur, korban dari negara bagian Uttar Pradesh, India, itu tidak menyadari telah digigit ular. Saat bangun, dia lantas menyusui putrinya yang berumur tiga tahun.


Sontak, dia dan putrinya jatuh sakit dan sempat dibawa ke Rumah Sakit pada Kamis (24/5). "Keduanya akhirnya tak bisa tertolong sewaktu perjalanan mereka ke Rumah Sakit," kata inspektur polisi Vijay Singh.


Keluarganya sempat melihat seekor ular di salah satu ruangan di rumah itu, namun ular itu langsung melarikan diri. Pemeriksaan jenazah akan segera dilakukan, polisi juga telah mendaftarkan kasus ini sebagai kematian tidak disengaja


Diketahui, India merupakan rumah bagi 300 spesies ular dan enam di antaranya sangat berbisa. Ular-ular tersebut termasuk cobra India, krait, ular berbisa Russell, dan viper bertali.


Menurut sebuah penelitian 2011 oleh American Society of Tropical Medicine and Hygiene, India menyumbang 46 ribu dari 100 ribu kematian akibat gigitan ular di seluruh dunia setiap tahunnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore