
Persebaya Surabaya akan menghadapi Madura United di pekan ke-10 Liga 1 2018.
JawaPos.com – Madura United FC punya rekor bagus saat tampil di kandangnya, Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Dari empat laga di ajang Liga 1 2018, tuan rumah tidak pernah tercoreng kekalahan dari lawan-lawannya.
Sejauh ini Barito Putera, Sriwijaya FC, Arema FC, dan Persib Bandung sudah merasakan keangkeran di markas Madura United. Kini giliran Persebaya Surabaya yang dijadwalkan menghadapi Laskar Sape Kerrab pada Jumat (25/5) malam WIB.
Rekor kandang Madura United ini lebih baik daripada dua musim lalu. Pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 dan Liga 1 2017 kemarin, Madura United hanya mendulang delapan angka dari empat pertandingan kandangnya. Sedangkan di musim ini mereka telah mendapatkan 12 poin di Pamekasan.
Rekor inilah yang ingin dan harus dipertahankan oleh tim asuhan Milomir Seslija. Menurut sang pelatih, Madura United akan mencari pelampiasan setelah dipermalukan Persipura Jayapura dengan kekalahan 0-6 pada akhir pekan lalu.
"Tim kami berkembang lebih kuat daripada pertandingan sebelumnya. Kami juga bekerja sangat keras di latihan. Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan nanti," tegas pelatih asal Bosnia yang pernah menukangi Arema FC tersebut.
Bagaimana dengan Persebaya? Catatan tandang tim berjuluk Green Force ini tidak bisa dibilang bagus, tetapi tak terlalu buruk juga. Persebaya baru mendapatkan lima poin di markas lawan. Tiga angka saat bertemu PS Tira, dan masing-masing satu poin kala berjumpa Persela Lamongan serta Borneo FC.
Tim asuhan Angel Alfredo Vera belum menemukan konsistensi di musim ini. Permainan Rendi Irwan Saputra dan kolega sangat tidak bisa ditebak, persis seperti roller coaster. Kadang bermain sangat bagus, tetapi tak jarang pula permainan Persebaya begitu menjijikkan dan monoton.
Lihat bagaimana mereka dipuja-puja saat mencuri tiga poin di Stadion Sultan Agung, Bantul, markas PS Tira. Tak tanggung-tanggung, Persebaya mencatat kemenangan dengan skor fantastis 4-1. Striker impor asal Brasil, David da Silva menjadi bintang karena mencetak tiga gol di pertandingan tersebut.
Berselang dua minggu setelah kemenangan itu, Persebaya dihujat habis-habisan karena takluk di hadapan Mitra Kukar degan skor 1-3. Lini belakang Persebaya bermain teramat buruk pada bentrokan itu. Mereka seolah menyalin, atau bahkan menjiplak kesalahan bek-bek PS Tira ketika berjumpa Persebaya di Bantul.
"Persebaya masih terjebak pada siklus Sisifus," ujar pemerhati Persebaya, Oryza A Wirawan kepada JawaPos.com beberapa waktu lalu. Maksudnya, Persebaya bisa bermain sangat bagus dan meraih kemenangan pada suatu ketika, tetapi bisa langsung terhempas pada momen berikutnya.
Dengan siklus kemenangan yang masih naik turun alias inkonsisten, terutama saat tandang, sangat sulit bagi Persebaya untuk membuka segel keramat di Ratu Pamelingan. Selain kerja keras, mereka juga butuh sentuhan dewi fortuna untuk memperoleh angka di Pamekasan.
4 PERTANDINGAN HOME MADURA UNITED:
04/05/2018: Madura United 2-1 Persib Bandung
21/04/2018: Madura United 3-2 Arema FC
07/04/2018: Madura United 3-0 Sriwijaya FC
26/03/2018: Madura United 3-1 Barito Putera
4 PERTANDINGAN AWAY PERSEBAYA SURABAYA
11/05/2018: Borneo FC 2-2 Persebaya Surabaya
29/04/2018: Mitra Kukar 3-1 Persebaya Surabaya
29/04/2018: PS TIRA 1-4 Persebaya Surabaya
30/03/2018: Persela Lamongan 1-1 Persebaya Surabaya
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
MADURA UNITED (4-3-3): Hery Prasetyo; Andik Rendika Rama, Fachruddin Aryanto, Fabiano Beltrame, Beny Wahyudi; Slamet Nurcahyo, Asep Berlian, Nuriddin Davronov; Bayu Gatra, Alberto De Paula, Zah Rahan.
PERSEBAYA SURABAYA (4-3-3): Miswar Saputra; Abu Rizal, Fandry Imbiri, Mokhamad Syaifuddin, Irvan Febriyanto; Sidik Saimima, Robertino Pugliara, Rendi Irwan; Osvaldo Haay, David Da Silva, Ferinando Pahabol.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
