
Stadion Kanjuruhan tampak sepi saat Arema FC menjamu Bhayangkara FC, Selasa (22/5) malam WIB
JawaPos.com - Pelatih Bhayangkara FC yang juga mantan arsitek Timnas Filipina, Simon McMenemy, mengakui keunggulan Arema FC. Dalam laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Selasa (22/5) malam WIB, tim asuhannya dipermak Arema FC dengan skor 0-4. Namun, McMenemy merasa heran karena stadion sepi alias Aremania yang hadir tak terlalu banyak.
Laga kandang Arema FC kontra Bhayangkara FC, Selasa (22/5) malam WIB di Stadion Kanjuruhan masih menyisakan cerita. McMenemy menilai seharusnya dengan makin apiknya performa Arema FC, Aremania juga banyak yang datang.
Hanya saja, pelatih yang sempat menukangi Mitra Kukar itu menyayangkan sepinya Aremania dalam menyaksikan laga kandang timnya. Laga di Kanjuruhan tersebut hanya disaksikan 3.994 penonton.
"Saya heran, saat Arema FC tampil gemilang, stadion sepi. Hanya separuh yang terisi. Fans yang datang sedikit," sebut McMenemy.
Menurutnya, saat ini Arema FC butuh dukungan penuh dari Aremania. Apalagi permainan Singo Edan dinilai McMenemy sudah jauh lebih bagus.
Bahkan, menurut dia, andai Arema FC terus konsisten bermain baik, bukan tidak mungkin mereka akan terangkat dari papan bawah. Menurutnya, dalam waktu dekat akan merangkak ke papan atas.
"Sayang, hanya sedikit fans yang melihat pertandingan baik tersebut. Padahal Arema FC melawan tim juara bertahan," sesal McMenemy.
Permainan Arema FC memang garang sejak babak pertama. Keberingasan tim asuhan Milan Petrovic itu membuat permainan Bhayangkara FC kedodoran. Para pemain Singo Edan leluasa dalam memberikan ancaman ke pertahanan Bhayangkara FC dan berbuah 4 gol.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
