Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 02.55 WIB

8 Weton Pembawa Rezeki Besar, Kekayaan Dipercaya Terus Bertambah

seseorang yang kaya raya tak terbatas (Freepik/SkelDry) - Image

seseorang yang kaya raya tak terbatas (Freepik/SkelDry)

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang. Dalam kepercayaan primbon, kombinasi hari dan pasaran juga kerap dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, jodoh, hingga urusan rezeki.

Salah satu istilah yang cukup dikenal adalah tibo sugih, yaitu gambaran mengenai seseorang yang dipercaya memiliki keberuntungan kuat dalam hal materi. Mereka diyakini mempunyai jalan rezeki yang terbuka dan mampu membangun kehidupan yang berkecukupan.

Dalam sejumlah ramalan primbon, terdapat beberapa weton yang disebut memiliki potensi tersebut. Namun, kepercayaan ini merupakan bagian dari tradisi budaya dan tidak dapat dianggap sebagai kepastian mengenai kondisi ekonomi seseorang.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, berikut delapan weton yang disebut memiliki potensi tibo sugih menurut primbon Jawa.

1. Minggu Legi

Minggu Legi digambarkan sebagai salah satu weton yang memiliki semangat kuat dalam mencari penghidupan. Mereka dikenal tekun, sabar, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan.

Menurut ramalan, kemampuan tersebut membuat mereka mampu mengubah berbagai kesulitan menjadi peluang. Kekayaan yang diperoleh pun lebih banyak dikaitkan dengan hasil kerja dan usaha yang dilakukan secara konsisten.

2. Selasa Pahing

Selasa Pahing disebut memiliki naluri yang baik dalam membaca kesempatan. Pemilik weton ini dipercaya mampu melihat peluang yang mungkin luput dari perhatian orang lain.

Bidang perdagangan, usaha mandiri, maupun pekerjaan yang membutuhkan kreativitas disebut cocok dengan karakter mereka. Jika mampu mengelola peluang dengan baik, rezeki diyakini dapat berkembang semakin besar.

3. Rabu Pon

Pemilik Rabu Pon dalam ramalan primbon sering dikaitkan dengan kemampuan memperoleh kepercayaan dari orang lain. Hal tersebut dipercaya dapat membuka jalan terhadap berbagai bentuk aset dan kesempatan ekonomi.

Rezekinya tidak selalu digambarkan berasal dari pekerjaan sendiri. Dalam kepercayaan tersebut, keluarga, tanah, warisan, maupun aset yang sudah dimiliki dapat menjadi bagian dari sumber kemakmuran.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore