Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 November 2025, 01.34 WIB

Tak Mungkin Dicampakkan Harta! 5 Weton Istimewa Sejak Lahir Telah Jadi Anak Emas Eyang Semar, Semua Kebutuhan Telah Diberi

seseorang yang tak mungkin dicampakkan harta. (Freepik/kremen) - Image

seseorang yang tak mungkin dicampakkan harta. (Freepik/kremen)

JawaPos.com - Dalam pandangan spiritual Jawa, nasib manusia diyakini tak lepas dari pengaruh weton—perpaduan antara hari dan pasaran kelahiran.

Weton bukan sekadar penanda waktu lahir, tetapi juga cerminan garis hidup, rezeki, dan aura spiritual seseorang.

Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa, di antara sekian banyak kombinasi weton, ada lima yang dianggap istimewa, mereka disebut sebagai “anak emas Eyang Semar”, tokoh kebijaksanaan yang melambangkan pelindung umat manusia.

Menurut primbon, kelima weton ini tak akan pernah dicampakkan oleh harta; justru harta yang datang menghadang, membawa kemudahan dan keberuntungan di sepanjang hidupnya.

Mari kita telusuri satu per satu rahasia weton yang konon tak pernah kekurangan, karena sejak lahir sudah dijaga dan diberkati oleh semesta.

1. Jumat Legi – Weton Sang Pengasih yang Dikasihi Alam

Orang yang lahir pada Jumat Legi dipercaya memiliki pancaran rezeki alami.

Wataknya halus, sabar, dan dermawan. Keberkahan datang bukan karena kerja keras semata, tapi karena getaran batin yang membuat mereka disukai banyak orang.

Menurut primbon, Jumat Legi dinaungi unsur Air dan Angin, menciptakan keseimbangan energi yang menarik keberuntungan.

Banyak yang menyebut, “uang sulit menjauh dari Jumat Legi.” Bila mereka ikhlas memberi, rezeki justru berlipat datang dari arah tak disangka.

Mereka juga sering mendapat bantuan dari orang berpengaruh tanpa diminta.

2. Rabu Kliwon – Weton Berkah Leluhur dan Penarik Kemakmuran

Weton ini sering disebut “weton para pemimpin spiritual dan pengusaha sukses.” Orang Rabu Kliwon memiliki intuisi tajam dan aura kepemimpinan alami.

Eyang Semar disebut selalu mendampingi mereka dalam bentuk pituduh batin—ilham yang datang di saat genting.

Primbon menyebut, mereka ibarat penyimpan harta leluhur, bukan dalam arti benda semata, melainkan magnet kemakmuran.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore