Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 00.42 WIB

Penelitian Menyebutkan 7 Kebiasaan Ini Membantu Tetap Mandiri Setelah Usia 70 Tahun

Ilustrasi tetap mandiri di usia 70 tahun (freepik) - Image

Ilustrasi tetap mandiri di usia 70 tahun (freepik)

JawaPos.com - Semakin bertambah usia, sering muncul pertanyaan: bisakah kita tetap mandiri di usia senja? Banyak orang mulai merasakan keterbatasan fisik, punggung yang mudah pegal, kesulitan mengambil barang di tempat tinggi, atau stamina yang menurun. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kemandirian setelah usia 70 tahun bukan hanya soal keberuntungan atau faktor genetik.

Ada kebiasaan tertentu yang bisa membantu menjaga vitalitas, kesehatan, dan kemampuan untuk tetap mengurus diri sendiri. Dengan menerapkannya sejak sekarang, peluang untuk tetap mandiri dan aktif di usia lanjut akan jauh lebih besar.

Dikutip dari laman Geediting, berikut tujuh kebiasaan berbasis penelitian yang terbukti menjadi kunci untuk mempertahankan kemandirian setelah 70 tahun.

1. Tetap Aktif Secara Fisik Setiap Hari

Gerakan adalah obat terbaik. Kamu tidak harus ikut maraton atau angkat beban berat, yang penting konsistensi. Penelitian Harvard Health menunjukkan bahwa 150 menit olahraga ringan hingga sedang per minggu bisa mengurangi risiko jatuh, menjaga keseimbangan, dan mempertahankan massa otot.

Aktivitas seperti jalan santai, berkebun, berenang, menari, hingga pekerjaan rumah tangga yang cukup aktif sudah termasuk olahraga. Kuncinya adalah memilih kegiatan yang menyenangkan agar tubuh tetap bergerak setiap hari.

2. Rutin Melatih Otak dengan Hal Baru

Otak manusia mampu membentuk koneksi baru bahkan hingga usia 80 tahun ke atas, asalkan terus dilatih. Menurut Mayo Clinic, aktivitas yang merangsang otak dapat mencegah penurunan kognitif dan membantu menjaga kemandirian lebih lama.

Belajar bahasa baru, memainkan alat musik, mencoba teknologi terbaru, atau sekadar membaca buku dengan topik baru bisa menjadi latihan yang efektif. Selain menjaga otak tetap tajam, belajar hal baru juga memberi rasa pencapaian dan tujuan hidup yang menambah semangat di usia lanjut.

3. Menjaga Hubungan Sosial yang Kuat

Kesepian tidak hanya menyakitkan secara emosional, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan fisik. Penelitian menunjukkan bahwa isolasi sosial sama berbahayanya dengan merokok 15 batang rokok per hari.

Studi Harvard tentang Perkembangan Dewasa menemukan bahwa orang dengan hubungan sosial yang kuat hidup lebih lama, memiliki fungsi otak lebih baik, dan lebih mampu mandiri. Tidak perlu punya banyak teman, yang penting kualitas hubungan. Makan malam bersama keluarga, kopi rutin dengan sahabat, atau bergabung dengan komunitas bisa membuat perbedaan besar.

4. Mengatur Kesehatan Finansial

Stres keuangan dapat mempercepat penuaan dan mengikis kemandirian. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan finansial sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup lansia.

Mulailah dengan menyusun anggaran realistis, termasuk biaya kesehatan yang biasanya meningkat seiring usia. Bangun dana darurat, meski sedikit demi sedikit. Jika memungkinkan, konsultasikan dengan penasihat keuangan yang berfokus pada perencanaan pensiun. Dengan kondisi keuangan yang tertata, hidup jadi lebih tenang dan mandiri.

5. Mengutamakan Pemeriksaan dan Perawatan Preventif

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Pemeriksaan rutin, skrining kesehatan, dan vaksinasi bukan hanya penting, tetapi krusial untuk menjaga kemandirian. Deteksi dini membuat penyakit lebih mudah ditangani sebelum berkembang serius.

Jangan lupakan kesehatan mata, pendengaran, dan gigi. Gangguan kecil di area ini bisa memengaruhi kemampuan hidup mandiri. Dengan langkah preventif, kualitas hidup bisa tetap terjaga.

6. Menjaga Ketahanan Mental dan Kesehatan Emosional

Setelah usia 70, banyak perubahan besar terjadi—pensiun, kehilangan orang terkasih, hingga tantangan kesehatan. Cara kita menghadapi perubahan ini sangat menentukan kemandirian.

Ketahanan mental bukan berarti selalu kuat, tetapi punya strategi menghadapi kesulitan. Praktik seperti meditasi, menulis jurnal rasa syukur, atau teknik pernapasan sederhana bisa membantu menjaga keseimbangan emosi. Pikiran positif terbukti memberi dampak nyata pada kualitas hidup di usia senja.

7. Menciptakan Lingkungan Rumah yang Aman dan Nyaman

Lingkungan fisik sangat memengaruhi kemandirian. Menurut National Institute on Aging, “aging in place” atau tetap tinggal di rumah sendiri bisa berjalan baik dengan perencanaan dan penyesuaian sejak dini.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore