
Ilustrasi anak durhaka dan tak menghormati orang tua.
JawaPos.com - Dalam hidup, orang tua adalah segalanya. Dari mereka, kita belajar arti kasih sayang tanpa syarat, pengorbanan tanpa pamrih, dan doa yang tak pernah putus.
Maka tak heran, durhaka kepada orang tua dianggap sebagai kesalahan besar yang ancamannya tidak main-main. Balasannya bisa langsung terasa di dunia. Hidup terasa sempit, rezeki mampet, bahkan kebahagiaan seolah menjauh.
Masyarakat Jawa kuno punya cara tersendiri untuk membaca watak seseorang. Salah satunya melalui primbon Jawa—warisan leluhur yang memuat ramalan, hitungan hari, dan makna di balik tanggal lahir.
Dalam perhitungan tertentu, ada empat tanggal lahir yang diyakini membawa watak buruk: durhaka kepada orang tua.
Bukan hanya sekali atau dua kali membangkang, tetapi disebut berani membentak, menyuruh, bahkan menentang orang tua tanpa rasa sungkan.
Yang bikin merinding, orang dengan tanggal lahir ini konon akan sulit menemukan ketenangan batin. Masalah datang silih berganti, rezeki sering terhambat, dan hubungan dengan keluarga kerap panas.
Meski begitu, primbon juga memberi “jalan keluar” untuk menolak kesialan ini melalui berbagai ritual simbolis seperti membuang benda tertentu ke arah mata angin atau bersedekah.
Berikut adalah uraian tanggal lahir yang dikenal punya watak durhaka kepada orang tua, dikutip dari YouTube Kamus Angka Lahir, Kamis (14/8). Jangan khawatir, kamu tetap bisa mengubahnya.
Menurut primbon, mereka yang lahir pada tanggal 5 berada di bawah naungan “hari sapi”. Dari luar, mungkin terlihat biasa saja, tapi wataknya disebut keras kepala dan sulit diatur.
Lebih parahnya, mereka bisa bersikap dingin bahkan kasar pada orang tua saat emosi sedang memuncak. Primbon menyebut, jika orang dengan tanggal lahir ini sakit, proses sembuhnya akan memakan waktu lama.
Penangkalnya? Membuat benda berbentuk sapi, membuangnya ke arah barat, dan bersedekah daging dari hewan berkaki empat. Konon, ini bisa “membersihkan” energi buruk yang menempel.
Lahir di tanggal 21 menempatkan seseorang di bawah “hari arang”. Karakternya disebut mudah tersulut emosi, sulit mendengar nasihat, dan rentan membangkang pada orang tua.
Dalam kehidupan sehari-hari, mereka bisa terlihat percaya diri, namun sayangnya, sikap ini kerap berubah jadi arogansi.
Hari arang juga dianggap kurang baik untuk berdagang atau bertemu tokoh penting. Jika sakit, penangkalnya adalah membuang arang ke arah selatan sambil bersedekah.
Uniknya, primbon mencatat bahwa berita baik yang datang di hari arang biasanya benar, sedangkan berita buruk cenderung hanya kabar angin.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
