Menurut Primbon Jawa, mereka yang lahir di hari Pahing memiliki energi spiritual tinggi, intuisi tajam, dan takdir sebagai pembawa kedamaian. (Freepik )
JawaPos.com - Dalam perhitungan kalender Jawa, weton merupakan gabungan antara hari dan pasaran. Salah satu pasaran yang paling banyak disebut dalam kitab Primbon dan ilmu titen adalah "Legi".
Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, mereka yang lahir pada pasaran legi dipercaya membawa aura kedamaian, memiliki intuisi tajam, dan sangat sensitif terhadap lingkungan batin.
Orang Legi adalah mereka yang sering hadir sebagai penyejuk di tengah panasnya suasana. Dalam keluarga, mereka biasanya menjadi juru damai.
Dalam pergaulan, mereka disukai karena mampu mendengarkan dengan empati dan memberikan nasihat tanpa menggurui. Aura ini tidak datang begitu saja. Ia berasal dari kekuatan gaib yang dipercayai sebagai berkah dari leluhur.
Hal ini pula yang membuat malam Legi sering dijadikan waktu khusus untuk melakukan tirakat, tapa, atau meditasi spiritual.
Energi malam Legi dipercaya lebih jernih, tenang, dan mendukung koneksi batin. Banyak spiritualis, dukun sepuh, dan tokoh-tokoh suci lahir di hari ini.
Bahkan dalam catatan sejarah keraton, beberapa raja besar dan pemimpin spiritual tanah Jawa memiliki weton yang jatuh pada hari Legi.
Lembut dan Tenang
Orang Legi dikenal sangat tenang dalam menghadapi masalah. Mereka tidak mudah terbawa emosi, lebih suka menenangkan situasi dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang lebih dalam.
Bijaksana dan Pendiam
Meskipun tidak banyak bicara, saat mereka bersuara, biasanya mengandung makna yang dalam. Mereka lebih memilih menyimpan kegelisahan sendiri daripada membebani orang lain.
Intuitif dan Spiritual
Orang Legi punya firasat yang tajam. Mereka bisa merasakan perubahan energi di sekelilingnya, bahkan sebelum sesuatu terjadi. Ini menjadikan mereka cocok sebagai pembimbing spiritual atau penasihat kehidupan.
Setia dan Penyayang
Dalam hubungan asmara dan keluarga, mereka sangat setia dan penuh kasih. Mereka menyayangi dalam diam, mencintai dengan tindakan, bukan kata-kata.
Overthinking
Kesedihan mendalam yang dipendam

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
