Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 04.25 WIB

Ini 7 Amalan Malam 10 Suro yang Bisa Menarik Rezeki Besar dan Energi Positif, Manfaatnya Banyak!

Ilustrasi rezeki. (Freepik) - Image

Ilustrasi rezeki. (Freepik)

JawaPos.com - Malam 10 Suro, atau malam ke-10 dalam bulan Muharram menurut kalender Jawa-Islam, bukan sekadar malam biasa. Bagi masyarakat Jawa yang masih memegang nilai-nilai leluhur, malam ini dipercaya sebagai malam dengan energi spiritual paling kuat sepanjang tahun. 

Di saat langit dipercaya “terbuka”, energi-energi dari dimensi gaib dipercaya bisa lebih mudah masuk dan memberikan pengaruh pada kehidupan manusia, entah itu perlindungan, petunjuk, atau bahkan rezeki. Maka tidak heran jika malam ini menjadi momen penting untuk melakukan amalan-amalan tertentu.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat tujuh amalan yang bisa dilakukan di malam 10 Suro. Amalan-amalan ini bukan sekadar ritual, tetapi sarana pembersihan diri, perlindungan gaib, dan pembuka rezeki secara spiritual. Berikut ini ulasannya:

1. Tirakat Pembersihan Diri

Tirakat adalah bentuk laku prihatin yang dilakukan dengan niat membersihkan diri lahir dan batin. Bentuknya bisa berupa puasa mutih, menyepi, hingga meditasi. Inti dari tirakat adalah pengendalian hawa nafsu dan penjernihan batin agar bisa menerima “wahyu” atau petunjuk dari alam spiritual.

2. Membaca Doa Asyura 70 Kali

Doa Asyura dipercaya memiliki kekuatan untuk menolak bala, membuka pintu rezeki, dan melindungi keluarga. Dilakukan setelah Maghrib atau Isya, bacaan ini disarankan dibarengi dengan air putih yang nanti diminum atau dipercikkan ke sudut rumah sebagai bentuk perlindungan gaib.

3. Menyalakan Lilin di Empat Penjuru

Lilin dipercaya menjadi simbol cahaya batin dan pelindung dari energi negatif. Dinyalakan di empat arah mata angin sebagai bentuk penyelarasan dengan penjaga alam semesta: Ismaya, Brahma, Mahadewa, dan Wisnu.

4. Mandi Kembang 7 Rupa

Mandi dengan bunga tujuh rupa adalah ritual ruatan untuk membersihkan energi negatif yang melekat di tubuh. Biasanya dilakukan sekitar tengah malam dengan niat menghilangkan kesialan dan membuka aura positif.

5. Menanam atau “Menidurkan” Pusaka

Pusaka atau jimat yang terasa ‘liar’ bisa dinetralisir energinya dengan cara ditanam atau disimpan khusus di malam 10 Suro. Ini penting agar energi pusaka tidak mengganggu pemiliknya.

6. Sedekah Nasi Berkat

Membagikan nasi berkat ke orang yang membutuhkan menjadi simbol rasa syukur sekaligus penolak sengkolo. Semakin tulus niat, semakin besar pula berkah yang akan kembali.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore