
Ilustrasi rezeki. (Freepik)
JawaPos.com - Malam 10 Suro, atau malam ke-10 dalam bulan Muharram menurut kalender Jawa-Islam, bukan sekadar malam biasa. Bagi masyarakat Jawa yang masih memegang nilai-nilai leluhur, malam ini dipercaya sebagai malam dengan energi spiritual paling kuat sepanjang tahun.
Di saat langit dipercaya “terbuka”, energi-energi dari dimensi gaib dipercaya bisa lebih mudah masuk dan memberikan pengaruh pada kehidupan manusia, entah itu perlindungan, petunjuk, atau bahkan rezeki. Maka tidak heran jika malam ini menjadi momen penting untuk melakukan amalan-amalan tertentu.
Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat tujuh amalan yang bisa dilakukan di malam 10 Suro. Amalan-amalan ini bukan sekadar ritual, tetapi sarana pembersihan diri, perlindungan gaib, dan pembuka rezeki secara spiritual. Berikut ini ulasannya:
1. Tirakat Pembersihan Diri
Tirakat adalah bentuk laku prihatin yang dilakukan dengan niat membersihkan diri lahir dan batin. Bentuknya bisa berupa puasa mutih, menyepi, hingga meditasi. Inti dari tirakat adalah pengendalian hawa nafsu dan penjernihan batin agar bisa menerima “wahyu” atau petunjuk dari alam spiritual.
2. Membaca Doa Asyura 70 Kali
Doa Asyura dipercaya memiliki kekuatan untuk menolak bala, membuka pintu rezeki, dan melindungi keluarga. Dilakukan setelah Maghrib atau Isya, bacaan ini disarankan dibarengi dengan air putih yang nanti diminum atau dipercikkan ke sudut rumah sebagai bentuk perlindungan gaib.
3. Menyalakan Lilin di Empat Penjuru
Lilin dipercaya menjadi simbol cahaya batin dan pelindung dari energi negatif. Dinyalakan di empat arah mata angin sebagai bentuk penyelarasan dengan penjaga alam semesta: Ismaya, Brahma, Mahadewa, dan Wisnu.
4. Mandi Kembang 7 Rupa
Mandi dengan bunga tujuh rupa adalah ritual ruatan untuk membersihkan energi negatif yang melekat di tubuh. Biasanya dilakukan sekitar tengah malam dengan niat menghilangkan kesialan dan membuka aura positif.
5. Menanam atau “Menidurkan” Pusaka
Pusaka atau jimat yang terasa ‘liar’ bisa dinetralisir energinya dengan cara ditanam atau disimpan khusus di malam 10 Suro. Ini penting agar energi pusaka tidak mengganggu pemiliknya.
6. Sedekah Nasi Berkat
Membagikan nasi berkat ke orang yang membutuhkan menjadi simbol rasa syukur sekaligus penolak sengkolo. Semakin tulus niat, semakin besar pula berkah yang akan kembali.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
