Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Juni 2025 | 01.46 WIB

Simak! Pantangan dan Laku Batin untuk Weton Pon di Bulan Suro

Simak! Pantangan dan Laku Batin untuk Weton Pon di Bulan Suro (jcomp/Freepik)

JawaPos.com - Bulan Suro selalu menjadi waktu yang istimewa bagi masyarakat Jawa. Ia bukan sekadar penanda pergantian bulan, melainkan sebuah fase sakral di mana batas antara dunia nyata dan dunia gaib menjadi sangat tipis.

Di saat inilah orang-orang yang lahir di Weton Pon mendapatkan tempat tersendiri dalam pusaran energi spiritual yang sangat kuat.

Namun kekuatan ini bukan tanpa syarat, sebab di balik keistimewaan tersebut, ada pantangan dan laku batin yang harus dijaga agar berkah tidak berubah menjadi petaka.

Menurut pembahasan dari salah satu video di kanal youtube yang aktif membahas spiritualitas Jawa, yakni Ngaos Jawa, orang yang lahir di Weton Pon dikenal sebagai pribadi yang tenang, sabar, dan punya ketajaman intuisi yang alami.

Mereka seperti penampung energi, menyerap suasana dan emosi di sekelilingnya dengan sangat halus. 

Tapi justru karena kepekaan inilah, mereka pun sangat rentan, terutama di bulan Suro. Saat tubuh batin mereka sedang “terbuka”, pengaruh energi negatif bisa masuk kapan saja bila mereka lengah.

Salah satu pantangan terbesar bagi Weton Pon di bulan Suro adalah mengumbar emosi negatif. Marah, iri, dendam, atau berkata sembarangan tentang hal-hal gaib bisa menjadi celah masuknya gangguan dari makhluk tak kasat mata.

Orang tua Jawa dulu bahkan mewanti-wanti agar orang Pon lebih banyak tinggal di rumah atau tempat yang aman selama hari-hari keramat di bulan Suro. Mereka dianggap dalam kondisi “tipis”, mudah terserap oleh energi luar.

Selain itu, terlalu banyak bicara, terutama membahas pengalaman spiritual, juga menjadi pantangan yang harus dihindari.

Meski mungkin mereka punya cerita tentang mimpi bertemu leluhur atau mendapat firasat tertentu, membagikan itu secara sembarangan bisa menimbulkan gangguan atau bahkan menghilangkan berkah yang sebenarnya telah dititipkan.

Sebaliknya, bulan Suro adalah waktu yang tepat untuk melakukan laku prihatin: berdoa, menyepi, puasa, atau sekadar menyendiri dalam keheningan untuk menata kembali batin.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore