Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 April 2025 | 18.39 WIB

Jika Ada Ingin Rezeki Lancar, Hindari 9 Larangan di Pagi Hari Ini, Menurut Kitab Primbon Jawa

Ilustrasi larangan di pagi hari menurut Primbon Jawa (freepik/jcomp) - Image

Ilustrasi larangan di pagi hari menurut Primbon Jawa (freepik/jcomp)

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa bahwa hidup Anda penuh dengan kesialan? Sudah bekerja keras tapi tetap saja rezeki seret, usaha tak kunjung berhasil, dan selalu ada masalah yang datang silih berganti.

Jangan anggap remeh! Bisa jadi ada energi negatif yang menghalangi rezeki Anda sejak pagi hari. Menurut Primbon Jawa, pagi hari adalah waktu yang paling sakral saat energi positif mulai mengalir dan pintu keberuntungan terbuka.

Namun tanpa sadar, banyak orang melakukan kebiasaan yang justru menjadi penghambat rezeki dan penyebab rezeki seret. Beberapa kebiasaan ini bahkan dipercaya sebagai pemicu hilangnya berkah dan rezeki. Apa saja kebiasaan itu?

Dilansir JawaPos.com dari kanal YouTube NGAOS JAWA, Minggu (20/4), inilah sembilan kebiasaan di pagi hari yang bisa menutup pintu rezeki dan bikin miskin seumur hidup. Simak apa saja larangannya berikut.

1. Tidur setelah subuh

Menurut Primbon Jawa, waktu setelah subuh adalah momen sakral. Langit baru saja terbuka, embun masih menetes di ujung dedaunan, dan para malaikat masih turun membawa berkah.

Tidur kembali setelah subuh membuat tubuh kita melewatkan momen terbaik untuk berdoa, bergerak, dan memulai aktivitas.

Dalam spiritualitas jawa, pagi adalah waktu di mana energi rezeki mulai menyebar dan mereka yang menyambut pagi dengan tidur dianggap sedang menolak rezeki.

Maka meskipun terasa berat, bangunlah, karena rezeki tidak hanya datang dari kerja keras tapi juga dari kesiapan hati dan jiwa kita untuk menyambutnya.

2. Menyapu rumah tapi tidak membuang sampahnya

Dalam budaya jawa, rumah adalah cerminan batin penghuninya. Menyapu rumah di pagi hari dengan arah yang salah dipercaya dapat menjadi salah satu penyebab rezeki seret.

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, terdapat beberapa aturan dan pantangan yang mempengaruhi kelancaran rezeki seseorang.
Salah satunya adalah menyapu ke arah luar rumah yang dianggap bisa mengusir atau membuang rezeki.

Tata cara menyapu yang benar menurut Primbon Jawa adalah menyapu rumah sebaiknya dilakukan dengan mengarah ke dalam rumah bukan ke luar rumah.

Arah sapuan ke dalam diyakini akan bisa menarik rezeki dan mendatangkan keberuntungan, sedangkan menyapu ke arah luar dianggap mengusir energi positif.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore